Direksi & Komisaris


DEWAN KOMISARIS




George Simon Lucas
Komisaris Utama

George adalah Komisaris Utama PT Raiz Invest Indonesia, sekaligus pendiri, Chief Executive Officer dan Managing Director Raiz Invest Australia. Ia memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di bidang investment banking dan Manajer Investasi, dengan keahlian yang mencakup bidang strategi produk ritel, manajemen risiko investasi, pengelolaan portofolio, quantitative trading models serta regulatory compliance.

Sebelum mendirikan Raiz Invest Australia, George adalah Chief Investment Officer di Mariner Financial. Ia juga pernah menjabat sebagai Director di dua perusahaan investment trusts dan Head of the London Equity Derivative Trading and Structuring di First Chicago.

George sering tampil sebagai narasumber di berbagai forum finansial dan Sky Business. Ia juga telah menulis sebuah buku dan menyusun materi kuliah di bidang derivatives dan quantitative trading models.

George meraih gelar Bachelor of Science dari University of New South Wales di Australia dan merupakan anggota dari Australian Institute of Company Directors.



Michael Nathaniel Luhukay
Komisaris

Michael adalah Komisaris PT Raiz Invest Indonesia. Ia memiliki lebih dari 9 tahun pengalaman dalam membangun perusahaan rintisan di Indonesia yang bergerak di bidang teknologi finansial (tekfin), konten, dan marketplace online.

Sebelum membawa Raiz ke Indonesia, Michael telah membangun 5 perusahaan rintisan lainnya dan menjabat sebagai Co-founder, CEO atau CMO dengan keahlian dalam bidang brand strategy, digital activation, fundraising, dan business development.

Michael meraih gelar Bachelor of Science dari Babson College di Amerika Serikat.


DEWAN DIREKSI




Melinda Natalia Wiria
Direktur Utama & Chief Executive Officer

Melinda adalah Direktur Utama dan Chief Executive Officer PT Raiz Invest Indonesia. Ia memulai karirnya di Citibank, N.A., Jakarta sebagai Management Trainee dan kemudian sebagai Product Manager, Cash Management Product, Corporate Banking. Selanjutnya, ia bekerja sebagai Institutional Sales Manager di Fortis Investments Indonesia, Head of Institutional Sales di Manulife Aset Manajemen Indonesia dan Head of Marketing Communications di First State Investments Indonesia. Pada tahun 2018, Melinda bergabung dengan Raiz Invest sebagai salah satu pendiri Raiz Invest Indonesia.

Di luar kesibukan kerjanya, Melinda aktif menjadi kontributor di Portal Reksa Dana, dan selama menekuni karir di bidang institutional sales, Melinda aktif menulis artikel untuk Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI). Ia juga sempat menjadi dosen marketing di Binus University International serta merupakan salah satu pendiri Advisory Board dan mentor untuk EducationUSA di Jakarta.

Melinda meraih gelar Bachelor of Science in Engineering dari University of Pennsylvania dan Master of Science dari Stanford University, keduanya di Amerika Serikat. Ia juga memegang lisensi Wakil Manajer Investasi (WMI) dan Wakil Perantara Pedagang Efek – Pemasaran (WPPE-P) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


Enny Nonoputri
Direktur & Chief Operating Officer

Enny memulai pengalaman kerjanya di bidang pasar modal sejak sebelum lulus kuliah. Karirnya dimulai sebagai Accounts Officer di bagian Akuntansi dan Keuangan di PT Pierson Finas Perdana, lalu sebagai Operations Assistant di bagian Operasional di PT MeesPierson Finas Investment Management, kemudian pindah ke perusahaan sekuritas PT Transpacific Securindo sebagai Equity Dealer dan PT Asjaya Indosurya Securities sebagai Operations Manager. Selanjutnya, Enny kembali ke perusahaan awal tempatnya bekerja dan menjadi Operations Manager di PT Fortis Investments, sampai dipromosikan sebagai Senior Manager di bagian Operasional PT BNP Paribas Investment Partners. Karirnya berlanjut di PT Sequislife sebagai Senior Manager di bagian Operasional dan di PT Aberdeen Asset Management sebagai Operation Analyst. Pada tahun 2018, Enny bergabung dengan PT Raiz Invest Indonesia.

Enny lulus dari Universitas Tarumanagara di Jakarta dengan gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi. Enny adalah pemegang izin Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana (WAPERD) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).