Wawasan Mingguan Pasar Indonesia: Diversifikasi Portofolio: Penawaran Reksa Dana Terproteksi Mulai Hari Ini - Raiz Invest

Pasar saham ditutup sangat baik dalam seminggu terakhir. IHSG dan LQ45 masing-masing naik 0,54% dan 0,81% dalam seminggu terakhir. Kita melihat kenaikan di pasar saham ini lebih didorong oleh saham-saham middle dan small caps, terutama di sektor digital dan kesehatan karena kasus COVID-19 yang masih tinggi di Indonesia.

Akan tetapi, Raizers perlu waspada akan potensi terjadinya profit taking apabila Pemerintah menerukan pemberlakukan PPKM Darurat hingga pertengahan Agustus yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia di 3Q-2021. Ditambah, arus dana asing yang masuk ke pasar saham Indonesia belum stabil, cenderung membuat volatilitas pasar saham masih tinggi.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Dari sisi obligasi, yield obligasi Pemerintah 10 tahun turun 19bps dalam seminggu terakhir. Performa pasar obligasi yang membaik disebakan oleh penurunan yield US Treasury 10 tahun yang turun ke 1,24% (level terendah sejak pertengahan bulan Februari tahun ini). Nilai tukar Rupiah yang juga cenderung stabil di kisaran Rp14.500 – Rp15.500 juga menjadi sentimen positif bagi pasar obligasi

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Tren performa obligasi yang baik di tahun 2020 berlanjut hingga tahun 2021. Kalau kita lihat dari kedua grafik di atas, performa pasar obligasi cenderung lebih stabil dibandingkan dengan pasar saham. Sehingga, kita melihat Reksa Dana Pendapatan Tetap dapat menjadi diversifikasi portofolio yang baik bagi Raizers.

Raizers pasti sudah mengetahui bahwa applikasi Raiz hanya bisa memilih satu jenis Reksa Dana yang sesuai dengan risiko profil masing-masing. Dengan kehadiran Reksa Dana Terproteksi di Raiz, Raizers kini dapat memiliki dua portofolio sehingga dapat membuat diversifikasi portofolio.

Untuk mengenal lebih jauh lagi tentang manfaat dan risiko Reksa Dana Terproteksi, Raizers dapat membacanya melalui blog yang ada pada aplikasi Raiz.

Bagaimana cara membeli Reksa Dana Terproteksi di Raiz? Begini caranya:

  1. Calon nasabah harus menjadi nasabah Raiz terlebih dahulu
  2. Buka website Raiz melalui (baik di computer, laptop, maupun browser smartphone) app.raizinvest.id
  3. Pilih Reksa Dana Terproteksi
  4. Sebelum memesan, pastikan Raizers membaca terlebih dahulu Term Sheet, Prospektus dan informasi produk (terutama informasi terkait obligasi yang menjadi underlying asset)
  5. Masukkan nominal yang dikehendaki (ada minimum investasi tertentu dalam membeli Reksa Dana Terproteksi)
  6. Setelah memesan dan membayar, calon nasabah resmi menjadi pemilik unit Reksa Dana Terproteksi

Perlu diingat kembali bagi calon nasabah bahwa semua produk investasi ada risikonya, termasuk Reksa Dana Terproteksi. Sebelum membeli, calon nasabah wajib memahami risiko Reksa Dana Terproteksi terlebih dahulu dan melihat apakah sesuai dengan risiko profil calon nasabah.

Dengan performa obligasi yang lebih stabil di tahun ini, diversifikasi portofolio melalui Reksa Dana Terproteksi bisa menjadi pilihan yang baik bagi Raizers.

PRODUK PERFORMA 1 MINGGU PERFORMA (30 DECEMBER 2020 – 16 JULI 2021)
IHSG 0,54% 1,56%
LQ45 0,81% -9,39%
Yield SUN 10 tahun -19bps 48bps
PASAR UANG
Avrist Liquid Fund 0,06% 2,03%
Manulife Dana Kas Syariah 0,04% 1,55%
PENDAPATAN TETAP
Avrist Bond Fund 0,29% 0,81%
Manulife Syariah Sukuk Indonesia -0,08% -0,07%
SAHAM    
Avrist Indeks LQ45 -0,66% -9,08%

Sumber: Infovesta, Raiz Invest Indonesia

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Android/IOS

Investasi Sekarang! Download E-book Belajar Investasi Untuk Pemula


Ada Pertanyaan? whatsapp