Wawasan Mingguan Pasar Indonesia - Raiz Invest

Pasar saham dalam seminggu terakhir melanjutkan penguatannya. Dalam sepekan terakhir, IHSG menguat 0,26% dan LQ45 menguat 0,13%. Akan tetapi, pasar obligasi mengalami sedikit pelemahan dalam sepekan terakhir sebesar 3bps.

Penguatan pasar saham yang terjadi selama sepekan terakhir disebabkan oleh beberapa data ekonomi domestik yang baik sehingga menunjukkan arah perbaikan ekonomi di tahun ini:

  1. Neraca perdagangan yang kembali surplus sebesar USD1,6 miliar sehingga neraca perdagangn selama 1Q2021 surplus USD5,5 miliar. Dengan surplus neraca perdagangan selama 1Q2021, kita percaya bahwa CAD (Current Account Deficiti) akan melanjutkan arah positif yang dimulai pada 3Q2020. Surplus neraca perdagangan yang terjadi selama 1Q2021 juga menunjukkan pemulihan global demand.
  2. Data penjualan mobil yang tumbuh 10,5% yoy pada bulan Maret 2021 menunjukkan bahwa stimulus dari Pemerintah terkait PPnBM 0% untuk mobil di bawah 1.500 dapat mendorong konsumsi.
  3. Penjualan semen juga tumbuh 10,7% yoy pada bulan Maret yang menandakan kegaiatan konstruksi mulai membaik.
  4. Data penjualan property dari beberapa emiten seperti Ciputra dan Pakuwon Jati juga menunjukkan pemulihan di sektor property di bulan Maret 2021.
  5. Indeks kepercayaan konsumen Bank Indonesia juga mulai meningkat sedikit di bulan Maret menjadi 93,4 dari 85,8.

Keharusan menjalani program vaksinasi COVID-19 oleh Pemerintah membuat semua golongan masyarakat aktif untuk mengikuti vaksinasi. Walaupun ada berita bahwa pengadaan vaksin akan mengalami sedikit kendala, namun secara umum masih dapat diatasi. Kita melihat pergerakan IHSG seperti pergerakan pertumbuhan ekonomi Indonesia, dimana perekonomian Indonesia masih diperkirakan akan tumbuh sedikit soft pada 1H2021 dan akan meningkat pada 2H2021.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

*Kenaikan yield obligasi dikarenakan ada pergantian benchmark series dari FR85 menjadi FR87

Berita global yang menarik adalah data pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada 1Q2021 yang melesat. Dilansir dari Financial Times, perekonomain TIongkok pada 1Q2021 tumbuh 18,3% yoy. Kita melihat pertumbuhan ekonomi yang pesat dikarenakan ada low base effect dimana, pada periode yang sama tahun lalu, Tiongkok melakukan lockdown sehingga membuat perekonomian mengalami pertumbuhan negatif sebesar 6,8% yoy.

Berdasarkan Financial Times, pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang pesat pada 1Q2021 didorong oleh kenaikan konsumsi dan ekspor yang pesat. TIongkok juga diuntungkan oleh negara yang pertama kali keluar dari lockdown walaupaun Amerika Serikat tidak jauh dibelakang dengan stimulus yang diluncurkan oleh Presiden Joe Biden sebesar USD1,9 triliun.

Data ekonomi domestik yang akan keluar minggu ini adalah data suku bunga acuan Bank Indonesia yang kita perkirakan akan tetap bertahan pada level sekarang di 3,5%. Dengan suku bunga yang semakin rendah, investasi pada reksa dana saham dilihat akan lebih cocok dengan potensi perbaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2H2021.

Sumber: Infovesta, Raiz Invest Indonesia

DISCLAIMER
Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Android/IOS

Investasi Sekarang! Download E-book Belajar Investasi Untuk Pemula


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Ada Pertanyaan? whatsapp