Wawasan Mingguan Pasar Indonesia: Sell-Off pada Aset Kelas Rupiah . . . Apakah Kita Harus Khawatir? - Raiz Invest

Pasar saham bergerak melemah dalam satu pekan terakhir. IHSG melemah sebesar 1,45% dan LQ45 turun sebesar 4,25% dalam satu minggu terakhir. Pelemahan yang cukup tajam dalam satu minggu terakhir disebabkan oleh kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia yang naik sangat tajam imbas dari libur Lebaran dimana orang – orang masih ada yang mudik ke daerah asal. Kenaikan kasus COVID-19 dapat berdampak pada pertumbuhan ekononmi yang dapat kembali melambat apabila Pemerintah menerapkan PPKM Mikro yang lebih ketat.

Selain kenaikan kasus COVID-19 yang signifikan, pelemahan Rupiah dan ancaman akan taper tantrum dari Federal Reserve juga menjadi pemicu sell off pada satu minggu terakhir. Inflasi Amerika Serika yang naik signifikan pada bulan Mei sebesar 5% yoy, seiring dengan pembukaan perekonomian karena 45% dari total populasi Amerika sudah tervasinasi, membuat Federal Reserve berpikir ulang untuk menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Dari sisi obligasi, yield obligasi Pemerintah 10 tahun naik sebesar 18bps dalam seminggu terakhir. Kenaikan yield SUN 10 tahun juga disebabkan oleh wacana taper tantrum Federal Reserve dan pelemahan nilai tukar Rupiah yang kembali menyentuh level Rp14.500.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Raizers tidak perlu khawatir akan volatilitas yang terjadi pada pasar saham dan obligasi. Kita sudah memperkirakan bahwa akan ada kenaikan kasus COVID-19 setiap liburan (fenomena ini juga terjadi pada awal tahun 2021 setelah libur Natal dan Tahun Baru). Kita melihat kasus COVID-19 ini akan kembali turun walaupun membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Pergerakan pasar saham dan obligasi masih akan volatile menngingat pertumbuhan kasus COVID-19 di Indonesia yang masih belum melambat sehingga ini saat yang tepat bagi Raziers untuk melakukan top up Reksa Dana.  

Ingat, investasi Reksa Dana adalah investasi jangka panjang.

PRODUK PERFORMA 1 MINGGU PERFORMA (30 DECEMBER 2020 – 18 JUNI 2021)
IHSG -1,45% 0,45%
LQ45 -4,27% -7,67%
Yield SUN 10 tahun 18bps 65bps
PASAR UANG
Avrist Likuid Fund 0,06% 1,80%
Manulife Dana Kas Syariah 0,05% 1,36%
PENDAPATAN TETAP
Avrist Bond Fund -0,05% 0,35%
Manulife Syariah Sukuk Indonesia 0,06% -0,24%
SAHAM    
Avrist Indeks LQ45 -4,25% -6,40%

Sumber: Infovesta, Raiz Invest Indonesia

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang.

Investasi Sekarang! Download E-book Belajar Investasi Untuk Pemula


Ada Pertanyaan? whatsapp