Tips Menjaga Kesehatan Mental Selama Menghadapi Wabah COVID-19 - Raiz Invest

45.2K Followers

Wabah virus korona atau COVID-19 telah melanda berbagai negara dan memakan banyak korban. Organisasi kesehatan dunia, World Health Organization atau WHO, bahkan sudah menetapkan COVID-19 sebagai pandemic atau wabah dunia. Demi meredam penyebaran infeksi virus ini dan menekan jumlah korban, banyak negara sudah memutuskan untuk melakukan lockdown atau melarang rakyatnya keluar dari rumah. Meski di Indonesia belum diberlakukan kebijakan lockdown, namun pemerintah sudah menghimbau kita untuk membatasi kegiatan dan bekerja, belajar serta beribadah di rumah. Banyak perusahaan juga telah menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) agar para karyawannya bisa bekerja di rumah.

Selama Anda di rumah, mungkin Anda merasa bosan, atau bahkan stress karena khawatir akan perkembangan situasi seputar wabah COVID-19 ini, terutama jika ada teman, kerabat atau orang yang Anda kenal ternyata terinfeksi. Bagaimana caranya agar Anda bisa tetap tenang dan produktif selama berada di rumah? Mari kita simak tips berikut.

  1. Batasi nonton atau baca berita

Anda tentu ingin memantau perkembangan situasi terkini dengan menonton atau membaca berita. Tapi perlu Anda sadari pula bahwa terlalu banyak menonton atau membaca berita bisa berdampak buruk pada kesehatan mental Anda, karena selain Anda bisa bingung, pikiran dan jiwa Anda akan Lelah karena dibombardir oleh beragam informasi. Selain itu, berita cenderung memuat informasi yang sensasional dan/atau negatif, sehingga cenderung membuat Anda stress.

Jika Anda ingin mengikuti perkembangan situasi terkini, lebih baik alokasikan waktu tertentu dan batasi maksimal hanya 2-3 kali dalam sehari. Dengan demikian Anda bisa tetap mengikuti perkembangan situasi dan karena frekuensinya tidak terlampau sering maka otak Anda akan dapat mencerna informasi yang Anda terima dengan lebih jernih. Usahakan juga untuk tidak menonton atau membaca berita sebelum tidur karena ini bisa mengakibatkan Anda stress dan sulit tidur karenanya. Gunakan waktu sebelum tidur untuk merenung, berdoa atau bermeditasi, sehingga pikiran Anda tenang dan Anda pun bisa beristirahat dengan baik.

  1. Jaga silaturahmi dengan teman dan kerabat

Meskipun kita semua dihimbau untuk membatasi kegiatan di luar rumah, tidak berarti silaturahmi dengan teman dan kerabat kemudian menjadi renggang. Gunakan momen #DiRumahAja untuk tetap menjaga silaturahmi; meskipun tidak bisa berkumpul atau bertatap muka, Anda bisa menelpon atau ngobrol via aplikasi seperti WhatsApp, Telegram atau LINE. Yang penting adalah kualitas dari komunikasi Anda, bukan sarananya. Tanyakan kepada mereka bagaimana kabar mereka, kondisi kesehatan mereka, demikian pula sebaliknya. Jika ada yang sakit atau mengalami kesulitan, tanyakan apa yang bisa Anda bantu dan berikan bantuan sebisa mungkin. Dengan menjaga silaturahmi, Anda juga bisa berperan membantu pemerintah mencegah penyebaran COVID-19, karena Anda bisa membantu mengidentifikasi mereka yang mungkin terinfeksi dan membantu mereka mendapatkan pertolongan medis jika diperlukan.

  1. Pertahankan gaya hidup sehat

Bekerja di rumah memang membuat aktivitas fisik Anda menurun karena Anda tidak perlu menempuh perjalanan dari/ke kantor, keluar untuk makan siang, berjalan ke meja kolega atau ruang rapat, dan seterusnya. Untuk itu, jangan duduk terus selama bekerja di rumah. Ambil jeda setiap 30 menit atau 1 jam untuk meregangkan otot dan mengistirahatkan mata Anda. Bekerjalah di dekat jendela sehingga Anda bisa terpapar sinar matahari. Sinar matahari berperan membantu pembentukan vitamin D dalam tubuh, yang diperlukan untuk kekebalan tubuh kita.

Selama bekerja di rumah, makanlah makanan yang bergizi, terutama buah-buahan dan sayur-sayuran. Minum susu setiap malam sebelum tidur juga baik, karena susu membantu proses tubuh mengganti sel-sel yang rusak. Hindari ngemil sambil bekerja, terutama cemilan yang manis dan/atau banyak mengandung penyedap rasa, karena cemilan seperti ini cenderung membuat Anda mengantuk. Jika Anda ingin ngemil, pilihlah buah-buahan atau sayuran (salad misalnya). Taruh 1 botol air di meja kerja supaya Anda bisa sering minum dan tidak tergoda mencari minuman bersoda, jus atau minuman manis lainnya.

  1. Jangan mudah percaya informasi tidak jelas di media sosial

Hoax dan berita palsu banyak beredar di media sosial, untuk itu jangan mudah percaya akan informasi yang Anda jumpai di media sosial atau melalui pesan yang diteruskan oleh jejaring sosial Anda. Lakukan pengecekan fakta (fact checking), seperti misalnya mencari di mesin pencari (search engine) apakah berita tersebut benar ada dan jika ada, dari mana sumbernya? Apakah sumbernya kredibel atau abal-abal? Jika Anda menemukan bahwa informasi yang Anda terima itu tidak benar, jangan teruskan kepada siapapun. Beritahukan kepada si pengirim bahwa informasi tersebut tidak benar dan mintalah ia untuk tidak meneruskannya.

Dalam kondisi wabah seperti ini, masyarakat tentu sudah cukup khawatir dan bahkan sebagian sudah mulai panik. Jangan menambah kekhawatiran dan kepanikan dengan meneruskan informasi yang belum dicek kebenarannya, karena kepanikan tidak akan menyelesaikan masalah, melainkan hanya akan memperburuk dan tidak mustahil bisa memicu keresahan sosial, bahkan anarki. Mari kita bantu pemerintah menjaga keamanan dan ketertiban sosial dengan menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

  1. Jangan melampiaskan stress ke zat adiktif dan berbahaya

Banyak orang melampiaskan stress dengan makan, dan ini sudah cukup buruk karena bisa menimbulkan gangguan kesehatan di kemudian hari. Lebih buruk lagi jika Anda melampiaskan stress dengan mengkonsumsi nikotin (dengan merokok), alkohol (dengan mengkonsumsi minuman keras), atau zat-zat berbahaya (dengan menggunakan narkotika dan obat terlarang).

Ada banyak cara yang lebih aman untuk melampiaskan stress, mulai dari meditasi, berdoa, berolahraga, menekuni hobi, hingga berbicara (atau curhat) dengan teman atau kerabat dekat Anda. Cara-cara tersebut jauh lebih baik dibandingkan mengkonsumsi zat-zat adiktif dan berbahaya karena selain aman, juga bisa membantu Anda membangun ketenangan jiwa.

Jadi jangan gundah atau takut menghadapi wabah COVID-19 ini ya, Raizers. Kami di Raiz percaya bahwa semua ini pasti akan berlalu dan bersama-sama kita bisa menghadapinya. Tetap semangat dan tegar, dan mari kita dukung upaya pemerintah mengatasi wabah ini.

Android/IOS

Investasi Sekarang! Download E-book Belajar Investasi Untuk Pemula


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Ada Pertanyaan? whatsapp
Share via
Copy link
Powered by Social Snap