Sambut Tahun Baru Dengan Menjadi Pribadi Yang Lebih Baik Lagi - Raiz Invest

Tanpa terasa, tahun 2019 sudah kita lalui dan kita sudah memasuki minggu kedua di tahun 2020. Bagaimana Raizers menyikapi pergantian tahun? Apakah ada hal-hal baru atau yang berbeda yang ingin Anda lakukan untuk memperbaiki diri dan kehidupan Anda? Artikel ini mencoba menawarkan tips yang dapat Anda simak untuk meningkatkan kualitas diri Anda di tahun yang baru ini.

  1. Refleksi Diri

Seiring dengan hadirnya tahun baru, tidak ada salahnya Anda melakukan refleksi diri. Refleksi diri dalam hal ini berarti Anda mengingat-ingat kembali pengalaman, tindakan dan momen yang terjadi sepanjang tahun. Untuk hal-hal yang baik, teruskan dan bahkan tingkatkan lagi kualitasnya, sedangkan untuk hal-hal yang kurang baik atau bahkan buruk janganlah disesali atau menjadi beban pikiran, melainkan ambil hikmahnya. Gunakan juga momen refleksi diri untuk mengidentifikasikan hal-hal apa saja yang belum sempat Anda lakukan atau selesaikan di tahun 2019.

  1. Buat Resolusi Tahun Baru

Pergantian tahun identic dengan resolusi tahun baru. Namun ini tidak berarti Anda harus membuat resolusi baru lho; tidak ada salahnya Anda meneruskan resolusi tahun sebelumnya jika memang itu belum tuntas. Tahukah Anda bahwa menurut survei yang dilakukan Statistic Brain, hanya 8% orang yang sukses menuntaskan resolusi tahun baru mereka. Mengapa sedemikian kecil angka keberhasilannya? Ternyata dua hal terpenting yang diperlukan adalah tekad dan komitmen Anda untuk menjalankan dan menuntaskan resolusi Anda. Jika resolusi Anda adalah hidup lebih sehat, misalnya, buatlah komitmen untuk rajin berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang sehat, serta mengurangi atau menghilangkan kebiasaan buruk seperti merokok dan mengkonsumsi minuman keras.

  1. Motivasi Diri

Untuk menjaga tekad dan komitmen Anda, motivasilah diri Anda dari waktu ke waktu. Menurut sebuah artikel di majalah TIME , ada tiga cara ampuh untuk memotivasi diri Anda:

  1. Berpikir positif

Tahukah Anda bahwa kita cenderung menunda melakukan sesuatu jika situasi hati Anda sedang tidak enak (bad mood)? Sementara, penelitian ilmiah menunjukkan bahwa kebahagiaan meningkatkan produktivitas dan membuat Anda lebih sukses. Itulah sebabnya mengapa dalam latihan militer, para instruktur menanamkan optimisme untuk menguatkan mental para prajurit, bukan dengan latihan bela diri atau latihan tempur.

Nah, tentu Anda kemudian bertanya, “Bagaimana saya bisa optimis jika saya tidak merasakannya?” Peneliti dari Univeritas Harvard, Teresa Amabile, menemukan bahwa kemajuan (progress) dari suatu pekerjaan atau apapun yang Anda lakukan merupakan pemicu timbulnya optimisme. Untuk itu pantau terus kemajuan atas apa yang Anda lakukan dan rayakan setiap kemajuan tersebut sebagai pencapaian pribadi Anda.

  1. Beri penghargaan pada diri Anda

Penghargaan atau hadiah membuat Anda senang, sedangkan hukuman membuat Anda merasa sedih. Itulah sebabnya keduanya bisa memotivasi Anda – penghargaan atau hadiah membuat Anda ingin melakukan sesuatu, sementara hukuman mencegah Anda melakukannya. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa hadiah bertanggung jawab atas tiga perempat dari mengapa Anda melakukan sesuatu. Jadi tidak ada salahnya jika Anda menghadiahi diri Anda sendiri setiap kali Anda berhasil melakukan sesuatu atau setelah Anda mencapai suatu kemajuan atau tahap yang lebih tinggi. Sebagai contoh, jika Anda berhasil menurunkan berat badan, rayakanlah dengan membeli sepotong baju baru yang akan membuat penampilan Anda menjadi lebih menarik lagi. Selain bisa tampil sebagai pribadi baru yang lebih mempesona, baju baru ini bisa memotivasi Anda untuk mencapai keberhasilan lainnya.

  1. Manfaatkan peer pressure

Tekanan dari inner circle Anda – teman-teman dan/atau keluarga dekat – (peer pressure) bisa membantu memotivasi Anda karena secara psikologis Anda ingin diterima oleh teman-teman atau lingkungan sosial Anda sehingga Anda akan melakukan hal-hal yang dianggap terpuji oleh inner circle Anda. Tapi untuk hal ini mohon hati-hati ya, jika peer pressure yang Anda alami bukanlah sesuatu yang membuat Anda menjadi lebih baik, lebih baik Anda acuhkan saja karena itu bisa membuat Anda malah gagal atau tidak fokus mencapai tujuan Anda.

  1. Tata Kembali Kebiasaan Hidup Anda

Coba buat daftar tentang kebiasaan Anda dan kategorikan menjadi dua: yang baik dan yang buruk. Berdasarkan daftar tersebut, teruskan kebiasaan-kebiasaan baik yang selama ini telah Anda lakukan. Di sisi lain, pilihlah mana kebiasaan buruk yang ingin Anda hilangkan dan buatlah rencana kapan target waktu Anda untuk menghilangkannya dan bagaimana caranya. Misalnya, selama ini hidup Anda cenderung boros karena terlalu sering jajan, mungkin Anda bisa mengurangi kebiasaan jajan Anda dengan memasak dan menyiapkan bekal dari rumah. Anda bisa juga mengurangi keborosan Anda dengan mulai berinvestasi; melalui platform Raiz, Anda bisa berinvestasi di Reksa Dana dengan metode seketika (lump sum) maupun cicilan (recurring) mulai dari Rp10.000, kapan saja dan di mana saja. Jangan berkecil hati jika Anda hanya bisa menyisihkan uang dalam jumlah kecil, karena jika Anda rutin melakukannya, maka jumlah yang terkumpul akan menjadi signifikan dan bermanfaat untuk Anda. Sesuai kata pepatah, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.

Jadi gimana Raizers? Sudah siap dan antuasias menyongsong 2020? Tetap semangat dan jangan lupa untuk rutin berinvestasi di Reksa Dana lewat platform Raiz ya. Salam sukses dari tim Raiz!

Share via
Copy link
Powered by Social Snap