Pentingnya Investasi bagi Kaum Milenial agar Tetap Cuan di Tengah Pandemi Virus Corona Meski di Rumah Aja - Raiz Invest

Hai Raizer,

Perkenalkan aku Asa, salah satu dari golongan kaum milenial….

Sadar nggak sih , di usia 20-an kebanyakan milenial belum sampai pada pemikiran untuk merencanakan keuangan mereka. Nggak percaya? Coba tengok teman-teman kalian di usia 20an deh ! Atau bahkan kita harus sambil introspeksi diri nih, jangan-jangan kita termasuk golongan yang bahkan saat ini belum bisa merencanakan keuangan dengan baik? Berapa banyak milenial zaman sekarang yang sadar pentingnya investasi untuk masa depan ? Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kelompok usia 16-30 tahun yang masuk kategori generasi milenial saat ini berjumlah sekitar 64,3 juta jiwa. Namun, berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dari kelompok tersebut yang memiliki investasi di pasar modal Indonesia hanya 1,6 juta jiwa. Waduh…….

Perkembangan teknologi, khususnya media sosial yang ada sekarang memang secara tidak langsung memengaruhi pola pikir milenial. Milenial berlomba-lomba dalam hal update hal-hal baru, entah gadget terbaru, ngopi-ngopi cantik di café yang seru, traveling ke luar negeri, punya barang-barang branded, staycation di hotel mewah, dll. Karena itu, sudah seharusnya pola pikir (mindset) milenial yang ada ini harus mulai berubah. Prinsipnya, di masa muda milenial mesti sebanyak mungkin menabur benih untuk dituai di kemudian hari. Pastinya bukan perkara mudah untuk merayu milenial untuk mulai berinvestasi. Maklum, generasi yang dianggap unik ini tak pernah mau berurusan dengan sesuatu yang dianggap ribet.

Jujur saja, sebelum mengenal Raiz, aku juga termasuk milenial yang setiap hari menghabiskan uang sebesar Rp 50.000,-an hanya untuk ngopi dan nongkrong di cafe. Artinya, dalam 30 hari saja kalau dihitung-hitung, aku sudah mengeluarkan kocek sebesar Rp 1,5 juta hanya untuk nongkrong di cafe. Cukup sedih jika membayangkan betapa borosnya aku dulu. Pantas saja dulu aku tidak pernah punya tabungan.

Dari kebiasaanku yang boros itu, aku bersyukur bisa mengenal aplikasi Raiz. Dengan Raiz, perlahan tapi pasti aku mulai bersemangat dalam berinvestasi yang mana mulai mengubah kebiasaan borosku menjadi gemar berinvestasi. Ya, persis seperti pepatah, sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi bukit. Apalagi di tengah situasi pandemi ini, dimana risiko PHK meningkat. Banyak pegawai mulai diliburkan, yang mana penghasilanpun ikut terpangkas. Punya dana cadangan dari hasil investasi tentunya menjadi suatu hal yang sangat membantu meringankan beban di tengah pandemi ini. Meski banyak dari kita yang mulai di rumah aja sejak Pandemi ini, jangan takut untuk tetap berinvestasi. Justru ini adalah kesempatan bagi kaum milenial untuk meningkatkan manajemen keuangan.

Dari Raiz juga, aku mulai tahu tentang reksadana. Salah satu, investasi yang menurutku paling cocok dan stabil bagi milenial. Alasan pertama, reksa dana merupakan sarana investasi yang paling terjangkau dan terdiversifikasi, juga memiliki tingkat imbal hasil dan risiko yang beragam yang dapat disesuaikan dengan profil milenial yang menjadi investor.

Dengan kemudahan berinvestasi reksadana di Raiz, investasipun tidak melulu tentang nominal yang besar, uang recehpun mulai bisa diinvestasikan. Meski dirumah aja di tengah pandemi ini, kita tetep bisa berinvestasi bahkan sambil rebahan di rumah aja, metode pembayarannyapun banyak dan praktis. Aku juga cukup tenang berinvestasi di Raiz karena Raiz terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah memperoleh izin usaha sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dari OJK. Aku juga suka dengan tampilan Raiz yang simpel dan sangat mudah digunakan cocok banget untuk generasi milenial yang nggak suka ribet.

Untuk mempersiapkan masa depan, pandemi ini juga jangan sampai menjadi alasan untuk menunda dan takut untuk berinvestasi. Jika masih ragu pilih produk investasi yang aman (low risk) yang ada di Raiz. Jika memang tujuan untuk jangka panjang, jangan panik dan jangan

kapok untuk investasi dengan profil high risk namun high return juga ! So, tetap konsisten dan bijak !

Dan jangan lupa, meski rajin berinvestasi harus jaga kesehatan diri masing-masing dan tingkatkan empati untuk membantu sesama di tengah pandemi ini. Masih banyak orang yang tidak terlalu beruntung untuk memiliki pilihan di masa isolasi seperti ini. Karenanya, memiliki empati dan saling membantu semampunya akan mengurangi beban sesama di tengah pandemi ini.

Yuk milenial, jangan lupa merancang masa depan yang sejahtera dengan tepat berinvestasi selagi muda. Stay home, stay safe & rich ^_^

 

Artikel ini di tulis oleh asamutiasari@gmail.com pemenang promo menulis artikel tentang investasi.

Google Play

Investasi Sekarang! Download E-book Belajar Investasi Untuk Pemula


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Ada Pertanyaan? whatsapp
Share via
Copy link
Powered by Social Snap