Pengalaman berinvestasi Reksa Dana via aplikasi Raiz - Raiz Invest

45.2K Followers

Hai, nama saya Adrian dan mulai mengenal aplikasi Raiz sejak awal peluncurannya. Tetapi karena waktu itu cuma melayani top up dengan rekening CIMB Niaga dan saya nggak punya rekening di bank tersebut jadi aku tunda sambil menunggu adanya pilihan pembayaran lainnya. Syukurlah sekarang aplikasi RAIZ bisa melayani top up dengan pembayaran via LinkAja dan Dana selain bank CIMB Niaga.

Saya sudah memahami dan berpengalaman berinvestasi Reksa Dana sejak lama tepatnya sejak mempunyai KTP pas sekolah SMU. Pada waktu itu transaksi Reksa Dana; baik itu pembelian, pengalihan maupun pencairan semuanya dilakukan dengan berkas. Untungnya Manajer Investasi waktu itu mempunyai salesperson yang mobile yang bisa menjemput berkas di rumah, di sekolah atau tempat yang diinginkan. Pada waktu itu tidak ada aplikasi yang melayani transaksi Reksa Dana secara online.

Long short story, saya mulai mengenal aplikasi layanan online Reksa Dana sejak 2015 baik milik fund manager langsung atau milik APERD. Saya hampir memiliki semua account di aplikasi tersebut karena memang saya bertype petualang. Tapi jika ternyata tidak memuaskan, biasanya saya tidak akan menambah investasi saya di account tersebut. RAIZ ini menurut saya paling unik karena jika di aplikasi Reksa Dana lain si APERD menyediakan banyak pilihan Reksa Dana alias supermarket, di RAIZ cuma ada 3 Reksa Dana yng mengakomodasi profil resiko investor apakah konservatif, moderat ataukah agresif. Nama Reksa Dana sudah ditentukan oleh Raiz dari 1 fund manager saja. Dan investor tidak bisa pada saat yang sama memiliki investasi dengan profil yang beda. Misal pada awal saya buka account saya memutuskan ambil pilihan resiko konservatif nah berjalannya waktu saya ingin masuk ke profil agresif tapi ternyata nggak bisa. Jadi investasi saya di Reksa Dana konservatif harus dialihkan semuanya dulu ke agresif baru saya bisa top up.

Ini beda dengan aplikasi lain yang bahkan saya bisa masuk ke semua jenis Reksa Dana baik pasar uang,saham,campuran dan fix income secara bersamaan baik dlm mata uang rupiah atau USD. Keunikan Raiz ini tentu menjadi kelebihan sendiri karena si APERD lah yang memilih manager investasi untuk investor Reksa Dana sehingga investor tidak perlu melakukan analisa track record dll. Selain itu di Raiz ini untuk semua Reksa Dana bisa hanya dengan 10 ribu bisa berinvestasi. Ini nominal investasi terkecil yang saya tahu selama saya mengenal Reksa Dana.

Nah, ada satu hal unik pada Raiz yang menjadi pembeda dengan aplikasi APERD yang lain yaitu fitur round up / pembulatan. Pagi ini saya iseng mencoba fitur tersebut dengan membaca sekilas penjelasan Raiz di Instagram resminya. Saya klik semua apa yang saya bisa klik, namanya juga belajar otodidak jadi kemungkinan caraku pake fitur ini bisa saja salah. Dan ternyata mudah sih sebenarnya. Jadi awalnya mengaitkan rekening bank kita yang sering dipakai bertransaksi. Lalu ditanya User ID dan password Internet Banking. Saya sih nggak khawatir memberikan data tersebut karena rekening tersebut cuma berisi dana kebutuhan mingguan dan verifikasi transaksi dana keluar selalu meminta PIN yang didapat dari alat token BCA.

Tampilan sebagai berikut :

Lalu diberi pilihan apakah ingin pembulatan manual tanpa melihat frekuensi transaksi pengeluaran selama sebulan di rekening bank tersebut ataukah dengan pembulatan otomatis dengan memilih transaksi pengeluaran yang disetujui untuk dikaitkan dengan investasi Rp 1000 per transaksi. Saya mencoba kedua pilihan tersebut yaitu pembulatan otomatis dan manual.

 

Untuk pembulatan manual sih gampang sama seperti investasi pembelian Reksa Dana pada umumnya. Untuk pembulatan otomatis, saya mencoba menyetujui 10 transaksi pengeluaran sebagai uji coba maka didapatkan nilai investasi 10 x 1000 = 10000 yang bakal muncul pada halaman “investasi yang tertunda” lalu tinggal klik OK kemudian masuk ke skema pembayaran. Gampang sih. Cuma saya belum membandingkan fitur ini di Raiz Indonesia vs Raiz Australia. Apakah sama atau beda.

Kalau dari analisa ku sih fitur round up atau pembulatan ini untuk menyeimbangkan frekuensi transaksi pengeluaran kita dalam sebulan dengan frekuensi penyisihan dana investasi. Alias sebagai reminder untuk berinvestasi tiap melakukan belanja.

Ide pembulatan ini revolusioner sih kalau di Indonesia. Baru kali ini ada. Kalau di aplikasi lain ada pembulatan tetapi bukan untuk Reksa Dana. Saran untuk Raiz untuk pengembangan berikutnya adalah adanya notifikasi pop up yang muncul jika ada transaksi investasi cicilan rutin periodik sebagai reminder tanpa harus log in ke aplikasi. Lalu untuk fitur round up, sebisa mungkin jika si investor terdeteksi melakukan pengeluaran di rekening banknya, aplikasi langsung meminta persetujuan dilakukan pembulatan untuk pencadangan investasi.

Terima kasih Raiz sudah menjadi pioneer fitur round up investasi Reksa Dana di Indonesia. Semoga semakin matang di masa mendatang.

 

Artikel ini di tulis oleh adrianadi814604@gmail.com pemenang promo menulis artikel tentang investasi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Ada Pertanyaan? whatsapp
Share via
Copy link
Powered by Social Snap