Pasar Saham Menguat, Waspada terhadap Profit Taking - Raiz Invest

Indeks LQ45 kembali menguat sebesar 0,72% dalam sepekan terakhir sehingga membuat indeks LQ45 naik 3,04% YTD. Penguatan pasar saham yang terjadi dalam 3 minggu terakhir disebabkan oleh arus dana asing yang masuk ke pasar saham dan membeli saham – saham blue chip sehingga membuat indeks LQ45 menguat di awal tahun.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Di sisi lain, pasar obligasi mengalami  pelemahan dalam sepekan terakhir. Yield obligasi Pemerintah 10 tahun mengalami kenaikan sebesar 3bps ke level 6,434% dalam penutupan akhir minggu lalu. Pelemahan  yang terjadi pada pasar obligasi masih disebabkan oleh sentimen negatif potensi kenaikan suku bunga acuan di tahun ini.

Bank Indonesia memberikan isyarat akan menaikkan RRR dari 3,50% menjadi 6,50% dan secara bertahap juga akan  menaikkan suku bunga acuan. Apabila memang terjadi kenaikan, investor obligasi khawatir akan terjadi penurunan permintaan SUN dari perbankan dengan menurunnya likuiditas perbankan.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Walaupun pasar saham menguat dalam 3 minggu terakhir, Raizers perlu waspada akan potensi terjadinya aksi profit taking. Apabila pasar saham melemah, Raizers dapat menambah saldo investasi pada Reksa Dana Saham melalui strategi Dollar Cost Averaging sehingga Raizers dapat menjaga investasi Reksa Dana Saham terlepas dari volatilitas yang terjadi pada pasar saham.

Raizers tidak perlu panik dan khawatir ketika pasar saham mengalami penurunan. Jika Raizers menambah saldo investasi pada Reksa Dana Saham ataupun Reksa Dana lainnya ketika pasar mengalami penurunan, maka Raizers berpotensi mendapatkan harga yang murah untuk mendapatkan potensi imbal hasil yang maksimum dalam jangka panjang.

Sumber: Infovesta, Raiz Invest Indonesia

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Investasi Sekarang! Download E-book Belajar Investasi Untuk Pemula


Ada Pertanyaan? whatsapp