Wawasan Mingguan Pasar Indonesia: IHSG Sudah Masuk Tahap Jenuh, Saatnya Pindah ke Reksa Dana Pasar Uang / Reksa Dana Pendapatan Tetap! - Raiz Invest

Pasar saham ditutup mixed selama sepekan terakhir. IHSG ditutup menguat 0,16% akan tetapi LQ45 ditutup melemah 0,15% dalam penutupan akhir minggu lalu. Pergerakan pasar saham yang mixed disebabkan oleh aksi profit taking setelah pasar saham ditutup menguat ke level tertinggi sejak awal tahun 2021.

Dari sisi investor asing, dana investor asing masih masuk ke pasar saham sebesar Rp1,2 triliun (Rp9,9 triliun MTD). Meskipun demikian, investor lokal mulai mengambil keuntungan setelah pasar saham ditutup di level tertinggi sejak awal tahun 2021.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Dari sisi obligasi, yield obligasi Pemerintah 10 tahun melanjutkan pelemahannya sebesar 9bps ke level 6,18% dalam sepekan terakhir. Penurunan yield obligasi Pemerintah 10 tahun disebabkan oleh nilai tukar Rupiah yang stabil di level Rp14,100 dan likuiditas domestik yang masih tinggi meskipun investor asing masih net outflow dari pasar obligasi.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Dengan pasar saham yang sudah menyentuh level 6,600, atau level tertinggi sejak awal tahun 2021, kita melihat pasar saham rawan akan aksi profit taking. Sehingga, ini waktu yang tepat bagi Raizers untuk dapat memindahkan dana dari Reksa Dana Saham ke Reksa Dana Pasar Uang atau Reksa Dana Pendapatan Tetap sehingga Raizers dapat merealisasikan keuntungannya terlebih dahulu.

Sumber: Infovesta, Raiz Invest Indonesia

 

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Android/IOS

Investasi Sekarang! Download E-book Belajar Investasi Untuk Pemula


Ada Pertanyaan? whatsapp