Uncategorized Archives - Page 2 of 9 - Raiz Invest

Berinvestasi rutin sangat penting bagi Raizers yang ingin mencapai semua tujuan finansial.

Raiz ada fitur Investasi Berkala Auto Debit dengan DANA, yang dapat membantu kamu berinvestasi secara rutin.

Jika kamu aktifasikan fitur ini untuk pertama kalinya dan lakukan dua kali investasi berkala, kamu akan mendapatkan BONUS Rp15.000 secara otomatis dan tanpa di undi.

Caranya:

  1. Buka Aplikasi Raiz
  2. Klik tombol Investasi
  3. Klik Investasi Berkala
  4. Pilih “DANA”
  5. Tentukan Target Investasi dan nominal investasi berkala
  6. Klik Setuju
  7. Lalu Klik “Subscribe” di halaman aplikasi DANA
Aktifkan Investasi Berkala dengan DANA

Syarat & Ketentuan

  1. Hanya berlaku untuk nasabah yang aktifasi pertama
  2. Untuk bonus, nasabah wajib melakukan 2 kali transaksi investasi berkala
  3. Promo ini hanya berlaku satu kali untuk setiap nasabah

Hai Raizer,

Sudah tahukah kamu Raiz berkerja sama dengan DANA melalui program Loyalty Points DANA.

Untuk kamu yang belum tahu tentang kerja sama Raiz dengan DANA Loyalty Points, yuk baca disini untuk tahu! Dengan berinvestasi di Raiz melalui Loyalty Points DANA, kamu bisa mendapatkan potongan saat melakukan investasi!

Yuk dicoba!

Untuk mendapatkan voucher Raiz dengan DANA Loyalty Points Raiz, kamu sebelumnya harus membuat Loyalty Card atau Kartu Loyalty dulu di aplikasi DANA kamu.  Caranya mudah, ikuti 5 langkah berikut ini:

  1. Masuk ke akun DANA kamu.
  2. Tap Pocket pada halaman utama di aplikasi DANA.
  3. Selanjutnya, Tap Loyalty Card.
  4. Pilih Raiz pada pilihan Merchant, lalu tap Buat.
  5. Tap Buat Loyalty Card, lalu Tap Ok.

Setelah membuat Loyalty Card Raiz di DANA, selanjutnya kamu sudah bisa mengumpulkan Loyalty Points kamu!

Untuk setiap Rp10.000 yang kamu investasikan, kamu akan mendapatkan 1 points. Points yang terkumpul nantinya dapat ditukar dengan voucher sebagai berikut;

10 points dapat ditukar dengan voucher Rp5.000, dengan minimal investasi Rp150.000.

15 points dapat ditukar dengan voucher Rp7.500, dengan minimal investasi Rp250.000.

Masing-masing voucher berlaku selama 14 hari.

Setiap nasabah hanya diperbolehkan untuk menukarkan points dengan voucher 1x dalam seminggu.

Points yang terkumpul berlaku selama 1 tahun sejak Loyalty Card dibuat.

Yuk dioba Raizer! Nikmati keuntungan berinvestasi di Raiz dengan DANA dengan Loyalty Points kamu! Ikuti caranya di bawah ini

Catatan Penting:

Loyalty Poin tidak bisa dipakai ketika bayar investasi berkala dengan DANA.

Loyalty Poin tidak bisa didapatkan ketika membayar investasi berkala.

Loyalty Poin hanya bisa didapatkan melalui investasi seketika.

Loyalty Poin tidak bisa didapatkan jika berinvestasi menggunakan QRIS di Aplikasi DANA

Caranya sangat mudah, Ajak Temanmu.

Di Raiz kamu bisa mendapatkan uang tambahan sampai Rp900.000 setiap bulannya dengan cara mengajak 30 anggota keluarga dan teman kamu untuk berinvestasi di Raiz melalui kode referral kamu.

Ini cara menyebar kode referralmu:

  1. Klik Menu (Tombol kiri atas)
  2. Klik Ajak Temanmu
  3. Pilih salah satu pilihan (Contacts, Whatsapp, Twitter, atau Facebook) untuk menyebarkan kode referralmu!

Dengan mengajak sebanyak-banyaknya orang terdekat dan teman-teman kamu untuk berinvestasi di Raiz, saldo kamu akan bertambah dan berkembang!

Syarat mendapatkan bonus Rp30.000:

  1. Kamu harus memiliki saldo minimal Rp100.000
  2. Referral kamu harus melakukan investasi pertamanya sebesar Rp100.000
  3. Ketika kedua Langkah diatas terpenuhi, kamu dan referralmu akan mendapatkan bonus Rp30.000 dalam 5-7 hari kerja

Kalau kamu berhasil mengajak 1 orang setiap hari dalam sebulan, kamu bisa mendapatkan saldo investasi sampai Rp900.000! Kamu bisa menggunakan dana tambahan ini sebagai modal dana darurat kamu atau tabungan kamu untuk menikah nanti.

Saldo juga dapat kamu cairkan, karena di Raiz mencairkan dana investasi hanya membutuhkan waktu 2-5 hari kerja.

Tunggu apa lagi? Ayo mulai sebarkan kode referral kamu sebanyak-banyaknya

Ajak Temanmu Sekarang!

Ini bisa menjadi kesempatan untuk kamu menabung dan berinvestasi demi masa depan finansialmu.

Catatan:

  • Raiz berhak mengubah dan/atau menghentikan promo sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  • Untuk Nasabah yang memilih Portofolio Moderat Plus tidak dapat mendapatkan reward atau bonus tersebut.
  • Semua nasabah Raiz hanya bisa memperoleh maksimal total bonus senilai Rp3.000.000 dari promo Ajak Temanmu/Referral.

Pasar saham ditutup menguat dengan IHSG naik 1,05% dan LQ45 menguat 0,37% dalam sepekan terakhir. Penguatan yang terjadi pada pasar saham dikarenakan oleh aliran dana asing yang masuk ke pasar saham. Walaupun demikian, kita melihat pergerakan pasar yang cenderung sideways berpotensi akan penurunan pasar saham.

Pergerakan pasar saham yang sideways dikarenakan oleh faktor teknikal pasar saham yang mencoba untuk menembus level 6.700 untuk pertama kalinya di tahun ini.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Yield obligasi Pemerintah 10 tahun dalam sepekan terakhir mengalami kenaikan sebesar 5bps ke level 6,26%. Pelemahan yang terjadi di pasar obligasi disebabkan oleh dua hal:

  1. Dana asing yang masih terus keluar sehingga membuat kepemilikan asing terhadap obligasi Pemerintah Indonesia turun menjadi 20.7%; dan
  2. Faktor teknikal yang mencoba untuk yield menembus level 6,16% untuk pertama kalinya pada tahun ini.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Kita melihat pasar saham dan pasar obligasi masih akan bergerak sideways sehingga investasi pada Reksa Dana Pasar Uang masih menjadi alternatif yang baik bagi Raizers.

Reksa Dana Pasar Uang merupakan wadah yang baik bagi Raizers untuk menyiapkan dana investasi untuk kemudian dipindahkan ke Reksa Dana Saham menjelang akhir tahun karena, berdasarkan statistik selama 10 tahun terakhir, pasar saham mengalami kenaikan.

Reksa Dana Pasar Uang juga wadah investasi yang baik untuk menghindari volatilitas pasar modal yang terjadi pada saat ini  dimana pasar saham dan pasar obligasi bergerak sideways pada saat ini.

Sumber: Infovesta, Raiz Invest Indonesia

DISCLAIMER


Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Halo Raizers,

Ada kabar gembira dari Raiz bagi kalian semua. Kami telah menambahkan Reksa Dana baru di aplikasi Raiz, yaitu REKSA DANA MODERAT PLUS.

Catatan penting:

Semua Reward yang ada di Raiz yang memberikan bonus investasi tidak dapat diproses kepada Portofolio Moderat Plus.

Apa itu Reksa Dana Moderat Plus? Siapa Manajer Investasi dibalik Reksa Dana Moderat Plus? Apa fitur dari Moderat Plus?

Mari kita bahas bersama-sama di bawah ini:

Reksa Dana Moderat Plus adalah Reksa Dana yang dikelola oleh PT Trimegah Asset Management. PT Trimegah Asset Management adalah salah satu Manajer Investasi yang berlokasi di Jakarta dengan total dana kelolaan sebesar Rp24,2 triliun per akhir September 2021. Lalu produk Reksa Dana apa yang menjadi underlying Reksa Dana Moderat Plus?

Underlying Reksa Dana Moderat Plus adalah Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan (TFIP). TFIP merupakan Reksa Dana pendapatan tetap dengan underlying asset berupa obligasi korporasi. Obligasi korporasi yang ada pada TFIP mempunyai tenor 2 – 3 tahun sehingga tidak menimbulkan volatilitas harga obligasi yang tinggi.

Raiz memasukkan TFIP sebagai salah satu pilihan Reksa Dana pada aplikasi Raiz karena ada beberapa fitur yang menarik bagi Raizers:

  1. TFIP berpotensi membagikan cash dividend setiap 3 bulan sebesar 1% dari total investasi Raizers; dan
  2. Raizers juga dapat mendapatkan asuransi jiwa gratis apabila saldo investasi di atas Rp10 juta.

Sekilas fitur pembagian cash dividend mirip dengan fitur Reksa Dana Terproteksi. Apakah TFIP termasuk Reksa Dana Terproteksi? Jawabannya adalah TIDAK. TFIP merupakan Reksa Dana pendaptan tetap konvensional dengan kebebasan Raizers untuk melakukan pembelian dan pencairan kapanpun.

Ada perbedaan gak sih antara TFIP dengan Reksa Dana lainnya yang ada pada aplikasi Raiz? Perbedaannya yaitu minimum dana untuk melakukan pembelian dan pencarian. Tidak seperti pada Reksa Dana yang sudah ada pada aplikasi Raiz, minimum nominal pembelian untuk TFIP adalah Rp100.000 dan minimum saldo investasi yang harus tersedia di akun Raiz adalah Rp100.000.

Walaupun minimum investasi dan minimum saldo investasi lebih tinggi dibandingkan dengan Reksa Dana lainnya yang tersedia pada aplikasi Raiz, kita melihat TFIP menarik bagi Raizers karena berpotensi mendapatkan ekstra cash setiap 3 bulan dari pembagian dividend.

Pasar saham ditutup melemah pada akhir minggu lalu dengan IHSG ditutup melemah 0,15% dan LQ45 juga ditutup melemah 0,48%. Pelemahan yang terjadi di pasar saham disebabkan oleh berlanjutnya aksi profit taking oleh investor asing dimana investor asing mencari safe haven dalam penempatan dana investasinya.

Pergerakan ini terjadi dikarenakan adanya potensi taper tantrum atau pengurangan stimulus oleh Federal Reserve pada  akhir tahun ini. Belajar dari tahun 2013, dimana taper tantrum terjadi untuk pertama kalinya dimana pasar saham juga  ditutup melemah, maka investor asing lebih memilih untuk menempatkan dananya pada aset investasi safe haven seperti US Treasury untuk menghindari potensi volatilitas yang kemungkinan terjadi.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Dari pasar obligasi, yield obligasi Pemerintah 10 tahun juga mengalami pelemahan sebesar 4bps ditutup di level 6,21% pada akhir minggu lalu setelah minggu sebelumnya menyentuh level 6,17%. Pelemahan yang terjadi pada pasar obligasi dalam sepekan terakhir juga disebabkan oleh sentiment negatif dari taper tantrum oleh Federal Reserve.

Selain itu, nilai tukar Rupiah yang melemah kembali ke level Rp14.300 juga menjadi  penyebab melemahnya pasar obligasi dalam seminggu terakhir.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Federal Reserve melakukan taper tantrum atau mengurangi pembelian obligasi karena mereka melihat pertumbuhan ekonomi Amerika sudah mulai membaik dimana inflasi juga mengalami kenaikan. Sehingga, Federal Reserve berencana untuk mengurangi pembelian obligasi pada akhir tahun ini.

Belajar dari pengalaman taper tantrum pertama di tahun 2013, pasar modal Indonesia mengalami pelemahan. Sehingga, dengan adanya potensi taper tantrum pada akhir tahun ini, investor asing kembali melakukan aksi profit taking untuk menaruh dananya pada aset safe haven seperti US Treasury atau kas.

Akan tetapi, kita melihat efek dari potensi taper tantrum tahun ini tidak seburuk tahun 2013 melihat fundamental pasar saham dan pasar obligasi yang lebih baik. Sehingga, investasi pada Reksa Dana bisa tetap menjadi pilihan bagi Raizers meskipun ada pontesi kenaikan volatilitas dari sentiment taper tantrum. Raizers bisa menaruh investasinya pada Reksa Dana Pasar Uang terlebih dahulu sambil melihat perkembangan terkait langkah pengurangan pembelian obligasi yang akan dilakukan oleh Federal Reserve pada akhir tahun ini.

Sumber: Infovesta, Raiz Invest Indonesia

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Pasar saham ditutup melemah dalam seminggu terakhir. IHSG ditutup melemah 0,79% dan LQ45 juga ditutup melemah 1,88%. Pelemahan pasar saham disebabkan oleh aksi profit taking setelah pasar saham ditutup menguat di atas level 6,600 (level tertinggi sejak awal tahun 2021) dan dana asing yang berlanjut keluar dari pasar saham.

Menjelang akhir tahun, berdasarkan data historikal selama 10 tahun terakhir, pasar saham ditutup menguat yang biasanya kita sebut window dressing. Sehingga, walaupun saat ini pasar saham bergerak melemah, Raizers perlu memperhatikan ketika pasar saham mulai mengalami kenaikan untuk kembali masuk ke Reksa Dana Saham.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Dari sisi obligasi, yield obligasi Pemerintah 10 tahun melanjutkan pelemahannya sebesar 1bps ke level 6,17% pada penutupan akhir pekan lalu. Pelemahan yield yang terjadi dalam sepekan ini disebabkan oleh pelemahan yield US Treasury 10 tahun yang kembali ke level 1,52%. Nilai tukar Rupiah yang stabil di level Rp14,100.

Kepemilikan asing terhadap obligasi Pemerintah masih stabil di kisaran 21% walaupun secara YTD dana asing masih keluar sebesar Rp23,2 triliun dari pasar obligasi.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Dengan performa pasar saham yang masih melemah dengan  berlanjutnya aksi profit taking dan volatitlias yang msih relatif tinggi, Raizers dapat berinvestasi dahulu pada Reksa Dana Pasar Uang atau Reksa Dana Pendapatan Tetap.

Dengan berinvestasi pada salah satu jenis Reksa Dana tersebut, Raizers dapat mempersiapkan dananya untuk kemudian dipindah pada Reksa Dana Saham menjelang akhir bulan dimana, secara historis, di bulan Desember pasar saham mengalami kenaikan dengan efek window dressing.

Sumber: Infovesta, Raiz Invest Indonesia

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Pasar saham ditutup mixed selama sepekan terakhir. IHSG ditutup menguat 0,16% akan tetapi LQ45 ditutup melemah 0,15% dalam penutupan akhir minggu lalu. Pergerakan pasar saham yang mixed disebabkan oleh aksi profit taking setelah pasar saham ditutup menguat ke level tertinggi sejak awal tahun 2021.

Dari sisi investor asing, dana investor asing masih masuk ke pasar saham sebesar Rp1,2 triliun (Rp9,9 triliun MTD). Meskipun demikian, investor lokal mulai mengambil keuntungan setelah pasar saham ditutup di level tertinggi sejak awal tahun 2021.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Dari sisi obligasi, yield obligasi Pemerintah 10 tahun melanjutkan pelemahannya sebesar 9bps ke level 6,18% dalam sepekan terakhir. Penurunan yield obligasi Pemerintah 10 tahun disebabkan oleh nilai tukar Rupiah yang stabil di level Rp14,100 dan likuiditas domestik yang masih tinggi meskipun investor asing masih net outflow dari pasar obligasi.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Dengan pasar saham yang sudah menyentuh level 6,600, atau level tertinggi sejak awal tahun 2021, kita melihat pasar saham rawan akan aksi profit taking. Sehingga, ini waktu yang tepat bagi Raizers untuk dapat memindahkan dana dari Reksa Dana Saham ke Reksa Dana Pasar Uang atau Reksa Dana Pendapatan Tetap sehingga Raizers dapat merealisasikan keuntungannya terlebih dahulu.

Sumber: Infovesta, Raiz Invest Indonesia

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

header email

Pasar saham kembali ditutup menguat dalam sepekan terakhir dengan IHSG ditutup menguat 2,34% dan LQ45 juga ditutup naik 3,44%. Kenaikan pasar saham dalam sepekan terakhir dipicu oleh dua hal:

  1. Kenaikan harga komoditas seperti batu bara, CPO dan nickel yang masih berlanjut;
  2. Inflow dana asing yang masih masuk sebesar Rp1,5 triliun atau Rp6,6 triliun MTD;
  3. Surplus neraca perdagangan yang berlanjut di bulan September sebesar USD4,4 miliar.

Dari sisi obligasi, yield obligasi Pemerintah 10 tahun melanjutkan pelemahannya sebesar 8bps ke level 6,27% dalam sepekan terakhir. Penurunan yield obligasi Pemerintah 10 tahun disebabkan oleh nilai tukar Rupiah yang menguat mendekati level Rp14,000 dan likuiditas  domestik yang masih kuat dari perbankan dan Bank Indonesia.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Kita masih positif terhadap pasar saham Indonesia. Akan tetapi, dengan IHSG yang telah menembus level 6.600, kita melihat pasar saham rawan akan aksi profit taking. Sehingga, Raizers yang sekarang masih pada Reksa Dana Saham tidak ada salahnya untuk dapat berpindah ke Reksa Dana Saham ataupun Reksa Dana Pendapatan Tetap supaya dapat merealisasi keuntungan.

Dengan penurunan yield obligasi Pemerintah 10 tahun, investasi pada Reksa Dana Pendapatan Tetap menjadi salah satu pilihan untuk Raizers dapat menempatkan dana dari Reksa Dana Saham. Selain itu, ada Reksa Dana Terproteksi yang juga dapat menjadi salah satu opsi investasi dan mendapatkan cash dividend setiap 3 bulannya.

Sehingga, Raiz kembali menghadirkan Reksa Dana Terproteksi yaitu RDT Trimegah Proteksi LESTARI 19. Potensi imbal hasil RDT Trimegah Proteksi LESTARI 19 sebesar 6,8% atau setara dengan suku bunga Deposito sebesar 8,5%. Kita melihat potensi imbal hasil ini cukup menarik bagi Raizers karena dengan minimum investasi Rp1 juta, Raizers berpotensi mendapatkan potensi imbal hasil yang menarik dengan tingkat risiko yang moderat.

Sumber: Infovesta, Raiz Invest Indonesia

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Halo Raizers,

Raiz kembali menghadirkan Reksa Dana Terproteksi yakni Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi LESTARI 19 dari Trimegah Asset Management.

Apa yang menjadi kelebihan investasi pada Reksa Dana Terproteksi Trimegah Terproteksi LESTARI 19:

  1. Minimum investasi Rp1.000.000
  2. Potensi imbal hasil 6,8% (setara dengan bunga Deposito 8,5%)
  3. Mendapatkan kas dividen setiap 3 bulan langsung ke rekening Raizers

Kita melihat RDT ini sangat menarik bagi Raizers karena hanya dengan Rp1.000.000, seolah-olah Raizers memiliki deposito dengan bunga sebesar 8,5%. Sedangkan, apabila Raizers hanya menaruh Rp1.000.000 di Deposito bank, Raizers tidak akan mendapatkan bunga tersebut.

Ditambah, dengan tren suku bunga acuan Bank Indonesia yang rendah, suku bunga Deposito di bank juga mengalami penurunan di kisaran 4% – 5% (dengan minimum penempatan Deposito di atas Rp1.000.000.000).

Berikut adalah simulasi dividen yang Raizers berpotensi diperoleh setiap 3 bulannya apabila berinvestasi minimum Rp1.000.000 dengan potensi imbal hasil 6,8% per tahun pada RDT Trimegah Terproteksi LESTARI 19:

Cara beli Reksa Dana Terproteksi:

  1. Klik Tombol Investasi Sekarang
  2. Masukkan email dan password akun Raiz
  3. Klik Pesan Sekarang
  4. Masukkan nominal yang kamu ingin beli
  5. Lakukan pembayaran melalui transfer bank kepada rekening bank tersedia

Ada Pertanyaan? whatsapp