Uncategorized Archives - Raiz Invest

Pasar saham dalam sepekan terakhir masih melanjutkan penguatan. IHSG menguat 0,48% sedangkan LQ45 melemah 0,17% dalam satu minggu terakhir. Penguatan IHSG masih didorong oleh penguatan saham-saham middle dan small caps; sementara, investor asing masih melakukan aksi jual terhadapap saham-saham big caps yang membuat indeks LQ45 melemah dalam seminggu terakhir.

Akan tetapi investor perlu waspada akan aksi profit taking terhadap IHSG setelah IHSG ditutup menguat dalam beberapa minggu terakhir. PPKM Darurat yang diperpanjang hingga 2 Agustus juga menjadi sentiment negatif bagi pasar saham dengan potensi penurunan pertumbuhan ekonomi yang lebih dalam di 3Q-2021.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Dari sisi obligasi, yield obligasi Pemerintah 10 tahun turun 1bps dalam sepekan terakhir. Penurunan yield obligasi dikarenakan oleh kelanjutan penurunan yield US Treasury 10 tahun. Pergerakan nilai tukar Rupiah yang stabil di kisaran Rp14.400 – Rp14.500 juga menjadi sentiment positif  bagi pasar obligasi.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Performa pasar obligasi yang baik dalam beberapa minggu terakhir membuat investasi di Reksa Dana Pendapatan Tetap dapat menjadi alternatif atau diversifikasi dalam berinvestasi. Dengan penurunan yield 10 tahun obligasi Pemerintah, investor dapat berinvestasi pada Reksa Dana Terproteksi yang masih dapat memberikan potensi imbal hasil di atas suku bunga Deposito dan juga yield 10 tahun obligasi Pemerintah. Reksa Dana Terproteksi juga dapat menjadi diversifikasi investasi yang baik dikarenakan resiko investasi yang lebih rendah dibandingkan Reksa Dana Saham.

Reksa Dana Terproteksi juga dapat memberikan pembangian imbal hasil berupa cash dividend yang juga dapat menjadi tambahan cashflow bagi investor Reksa Dana Terproteksi. Saat ini, investasi Reksa Dana Terproteksi melalui Raiz sudah mencapai Rp70 juta.

Masih ada kesempatan bagi Raizers yang ingin berinvestasi pada Reksa Dana Terproteksi. Raizers masih dapat membeli Reksa Dana Terproteksi sampai dengan 28 Juli 2021. Jangan lewatkan kesempatan berinvestasi pada Reksa Dana Terproteksi untuk menjadi diversifikasi investasi Raizers.

Link Beli Reksa Dana Terproteksi: https://app.raizinvest.id/cpf

PRODUK PERFORMA 1 MINGGU PERFORMA (30 DECEMBER 2020 – 23 JULI 2021)
IHSG 0,48% 2,05%
LQ45 -0,17% -9,54%
Yield SUN 10 tahun -1bps 42bps
PASAR UANG
Avrist Liquid Fund 0,06% 2,09%
Manulife Dana Kas Syariah 0,04% 1,59%
PENDAPATAN TETAP
Avrist Bond Fund 0,29% 1,11%
Manulife Syariah Sukuk Indonesia 0,08% 0,02%
SAHAM    
Avrist Indeks LQ45 -0,07% -8,25%

Wah ada promo lagi nih di Raiz. Kami melihat bahwa sebagian besar Raizers menggunakan DANA sebagai metode pembayaran investasi kamu. Karena itu, Raiz akan memberikan diskon spesial untuk kamu yang bertransaksi minimal Rp100.000 dengan DANA. Promo diskon pas untuk kamu yang ingin berinvestasi pada tanggal gajianmu atau mengikuti promo #PayDay dengan Avrist. Promo ini akan berlaku pada tanggal-tanggal tertentu.

Ini adalah periode promo diskon DANA:

Juli 26 – 1 Agustus 2021

23 Agustus – 29 Agustus 2021

27 September – 3 Oktober 2021

Cara mendapatkan diskon biaya Investasi Rp10.000 dengan DANA

  1. Memiliki akun DANA dan hubungkan ke akun Raiz kamu.
  2. Lakukan Transaksi Investasi dengan metode pembayaran DANA minimal Rp100.000 di periode promo tertentu
  3. Satu pengguna maksimal dapat menggunakan diskon ini 1 kali saja di setiap periode promo.

Catatan Bonus:

Kamu bisa menggunakan promo diskon ini ketika mengikuti promo #PayDay dengan Avrist. Jadi kamu bisa menikmati diskon Rp10.000 ketika berinvestasi untuk mengikuti promo tersebut. S&K ada di Blog : http://raizinvest.id/blog/menangkan-bonus-investasi-untuk-promo-bulanan-payday-dengan-avrist

Jangan lupa, kamu bisa menangkan Rp15.000 ketika mengaktifkan Investasi Berkala dengan DANA dan melakukan transaksi 2 Investasi Berkala sebanyak 2 kali.  S&K ada di Blog:

Setelah gajian, uang jangan langsung dibelanjakan tapi selalu ingat sisihkan uang gajian kamu untuk tabungan dan investasi demi kestabilan masa depan kamu Raizers!

Kita mendukung kamu untuk menabung dan berinvestasi dengan rutin! Maka dari itu Raiz bersama Avrist mengadakan  promo yang sudah lama ditunggu-tunggu oleh para Raizers, yaitu promo #PayDay!!

Raiz bersama Avrist akan berbagi total Bonus Investasi senilai Rp500.000 setiap bulan!!

Untuk yang belum tahu, Avrist adalah Manajer Investasi di Raiz yang mengola dana investasi kamu untuk yang berada di portofolio konvensional (Konsevervatif, Moderat, dan Agresif). Promo #PayDay ini akan khusus untuk para Raizers yang berada di portofolio konvensional tersebut.

Promo ini akan berbagi bonus investasi bedasarkan nominal yang kamu investasikan. Jika kamu berinvestasi lebih, pasti bonusnya akan lebih. Yuk lihat tingkat-tingkat nominal investasi dan bonusnya:

Investasi senilai: Rp100.000 – Rp249.000 akan mendapatkan bonus Rp10.000 ( Untuk 10 Pemenang)

Investasi senilai: Rp250.000 – Rp499.000 akan mendapatkan bonus Rp25.000 (Untuk 4 Pemenang)

Investasi senilai: Rp500.000 – Rp999.000 akan mendapatkan bonus Rp50.000 (Untuk 2 Pemenang)

Investasi senilai: lebih besar dari Rp1.000.000 akan mendapatkan bonus Rp100.000 (Untuk 2 Pemenang)

Menarik kan Raizers? Nah untuk cara ikutan yuk baca syarat dan ketentuan di bawah:

  1. Memiliki akun Raiz Invest Indonesia
  2. Memilih salah satu dari portofolio konvensional sebagai portofolio investasi (Konvensional, Moderat, atau Agresif)
  3. Melakukan 1x transaksi investasi dalam periode (26 Juli – 1 Agustus) minimal Rp100.000
  4. Tiket undian bonus kamu akan mengikuti nominal yang kamu telah investasikan.
  5. Raiz akan undi pemenang secara acak dan akan di beritahukan lewat whatsapp jika kamu terpilih sebagai pemenang.

Promo ini akan berlangsung selama 5 bulan kedepan:

Juli 26 – 1 Agustus

23 Agustus – 29 Agustus

27 September – 3 Oktober

25 Oktober – 31 Oktober

23 November – 28 November

Apakah Raizers sudah membaca tentang blog sebelumnya tentang CPF dan fitur – fiturnya? Apabila belum, Raizers dapat membaca di blog melalui aplikasi Raiz.

Sekarang, kita akan membahas risk vs. reward Reksa Dana Terproteksi.

Apabila Raizers melihat data pasar modal, banyak sekali Manajer Investasi yang menerbitkan Reksa Dana Terproteksi. Produk Reksa Dana ini sangat diminati oleh banyak nasabah, baik nasabah retail maupun nasabah institusi. Bagi nasabah retail, mereka biasanya membandingkan antara Deposito dengan Reksa Dana Terproteksi.

Berikut adalah gambaran perbandingan Deposito dengan Reksa Dana Terproteksi:

Deposito Reksa Dana Terproteksi
Jenis Produk Produk Perbankan Produk Investasi
Sifat Instrumen Tabungan berjangka Portofolio efek obligasi korporasi (min. rating idA-)
Tenor (Jatuh Tempo) 3, 6, 12 bulan 3 – 5 tahun
Imbal Hasil (Return) Bunga deposito (dapat berubah sesuai dengan kebijakan Suku Bunga Bank Indonesia) 1.     Capital Gain (potensi kenaikan harga obligasi korporasi)

2.     Pembagian kupon obligasi korporasi

Pajak Bunga 20% Bukan obyek pajak
Pencairan Harus menunggu jatuh tempo (kecuali kena denda) Ada waktu tertentu yang ditentukan oleh Manajer Investasi
Modal Minimum Min. Rp1 miliar Min. Rp1 juta
Risiko Penurunan bunga 1.     Risiko pasar (penurunan nilai Investasi)

2.     Risiko kredit

Jaminan Maksimal Rp2 miliar Ada (contoh: aset atau piutang Perusahaan penerbit surat utang)
  1. Jatuh Tempo – Deposito dan Reksa Dana Terproteksi mempunyai waktu jatuh tempo. Akan tetapi, waktu jatuh tempo untuk Deposito bervariasi mulai dari 3 bulan – 1 tahun. Sedangkan, Reksa Dana Terproteksi memiliki jatuh tempo minimum 3 tahun.
  1. Potensi Imbal Hasil – potensi imbal hasil Deposito sangat tergantung dari Suku Bunga Acuan Bank Indonesia. Sedangkan, potensi imbal hasil Reksa Dana Terproteksi bisa di atas potensi imbal hasil Deposito. Kenapa? Karena Reksa Dana Terproteksi memiliki underlying asset obligasi korporasi. Sehingga, nasabah Reksa Dana Terproteksi mendapatkan dua potensi keuntungan:
    1. Potensi kenaikan harga obligasi korporasi
    2. Pembagian kupon obligasi korporasi (yang mempunyai potensi lebih tinggi dibandingkan suku bunga Deposito)
  1. Modal Minimum – untuk menikmati potensi imbal hasil dari Deposito, nasabah harus menempatkan dana yang besar (contoh: minimum Rp1 miliar). Sedangkan, nasabah Reksa Dana Terproteksi dapat menikmati potensi imbal hasil di atas suku bunga Deposito dengan modal yang lebih rendah (contoh: minimum Rp1 juta)

Seperti yang kita tulis di blog sebelumnya, Raiz Invest Indonesia adalah APERD pertama di Indonesia yang ingin memberikan akses kepada nasabah yang tertarik untuk berinvestasi kepada Reksa Dana Terproteksi dengan nominal yang terjangkau.

Walaupun Reksa Dana Terproteksi termasuk Reksa Dana yang relatif aman dengan risiko yang terukur, akan tetapi semua instrumen investasi memiliki resiko, tidak terkecuali Reksa Dana Terproteksi.

Berikut adalah beberapa resiko yang nasabah perlu pahami sebelum membeli Reksa Dana Terproteksi:

  1. Risiko Pasar (Perubahan Kondisi Ekonomi dan Politik): Perubahan kondisi ekonomi dan/atau politik dapat mempengaruhi pergerakan harga surat utang, sebagai contoh perubahan tingkat suku bunga.

 

  1. Risiko Kredit (Wanprestasi): Risko yang terjadi karena perusahaan penerbit surat utang mengalami gagal bayar atau wanprestasi.

 

  1. Risiko Pelunasan Lebih Awal: Adanya risiko penurunan harga jika investor melunasi investasinya lebih awal.

 

  1. Risiko Perubahan Peraturan: Perubahan dalam perundangan-undangan yang berlaku dan kebijakan perpajakan dapat memengaruhi hasil investasi, sebagai contoh perubahan aturan pajak.

 

  1. Risiko Industri: Secara spesifik mengacu pada risiko yang berkaitan dengan industri tempat peruahaan penerbit surat utang tersebut bergerak.

 

  1. Risiko Likuiditas: Mengacu pada kesulitan Manajer Investasi melakukan pembayaran atas kegiatan pencairan yang dilakukan investornya. Kondisi ini bisa terjadi ketika investor melakukan pencairan sementara surat utang tidak lakuk di pasaran.

 

Dari seluruh risiko di atas, yang perlu menjadi perhatian utama calon investor adalah Risiko Kredit atau Wanprestasi. Karena begitu perusahaan penerbit mengalami gagal bayar, semua indikasi return dan proteksi atas investasi awal akan hilang.

Sesuai dengan prinsip investasi, “Semakin tinggi potensi imbal hasil, semakin tinggi risikonya.” Reksa Dana Terproteksi memang memiliki potensi imbal hasil yang lebih tinggi dbandingkan dengan Deposito dikarenakan adanya obligasi korporasi yang menjadi underlying asset.

Akan tetapi, ada juga resiko yang melekat dengan Reksa Dana Terproteksi, yaitu resiko kredit dari obligasi korporasi. Sebelum membeli Reksa Dana Terproteksi, calon nasabah harus betul – betul mempelajari perusahaan yang menerbitkan surat utang (kondisi ekonomi, kondisi industri, dan keuangan) karena ada potensi gagal bayar yang dapat dialami oleh perusahaan penerbit utang.

Dengan mempelajari perusahaan penerbit utang, Raizers dapat mengukur kembali profil risiko masing – masing sebelum membeli Reksa Dana Terproteksi. Di sisi lain, Reksa Dana Terproteksi juga dapat menjadi diversifikasi investasi di luar Reksa Dana umum yang sudah Raizers miliki.

Hai Raizers, kamu sekarang bisa beli produk terbaru yang hadir di Raiz. Kalau kamu mengikuti Instagram Raiz dan membaca blog-blog sebelumnya. Kita sudah memberi sedikit informasi tentang produk terbaru di Raiz: Reksa Dana Terproteksi.

Untung mengingat kembali apa itu Reksa Dana Terproteksi?

Reksa Dana Terproteksi (Capital Protected Fund) adalah jenis reksa dana yang memberikan proteksi atas nilai investasi awal apabila pemegang Unit Penyertaan memegang Reksa Dana tersebut hingga tanggal jatuh tempo melalui mekanisme pengelolaan portofolio investasi.

Nah ini adalah jenis Reksa Dana Terproteksi yang di tawarkan Raiz: Trimegah Terproteksi PRIMA 28

Detail dari Reksa Dana Terproteksi: Trimegah Terproteksi PRIMA 28

Manajer Investasi: PT Trimegah Asset Management

Bank Kustodian: PT Bank Central Asia, Tbk

Minimum Pembelian: Rp5.000.000

Biaya Pembelian : Tidak ada

Biaya Penjualan Kembali : Tidak ada

Biaya Pelunasan : Tidak ada

Biaya Manajer Investasi : Maks. 2% p.a (di luar PPN)

Biaya Kustodian : Maks. 0,20% p.a (di luar PPN)

Tingkat Kupon: 7.15%

Jangka-Waktu: 3 Tahun

Pembayaran Kupon: Kwartalan

Tanggal Peluncuran Obligasi : 23 Maret 2021

Masa Penawaran : 15 – 28 Juli 2021 Tanggal Emisi : 29 Juli 2021

Cara Pembelian Reksa Dana Terproteksi:

  1. Buka link tersebut: https://app.raizinvest.id/cpf (Hanya bisa melalui komputer atau laptop)
  2. Klik “Sedang Ditawarkan”
  3. Klik “Pesan Sekarang”
  4. Masukkan nominal investasi yang kamu inginkan. (Minimum pembelian Rp5.000.000)
  5. Lalu selesaikan pembelian investasi dengan bayar kepada rekening yang tercantum

Raiz senang melihat Raizers rajin berinvestasi demi mencapai tujuan finansialmu. Nah, Raiz akan mengadakan hadiah Bonus Investasi untuk Raizers yang giat berinvestasi.

Raiz akan berbagi Bonus Investasi senilai Rp10.000 untuk 50 Raizers terpilih yang berhasil melakukan transaksi investasi minimal 4 kali dalam satu minggu melalui metode pembayaran QRIS.

Dengan adanya QRIS, Raizers bisa berinvestasi melalui beragam aplikasi E-Wallet dan Mobile Banking. Seperti; QRIS, GOPAY, OVO, M-Banking BCA, Mandiri Mobile, Jenius, dan yang lain-lain.

Syarat & Ketentuan

  1. Memiliki Akun Raiz Invest Indonesia
  2. Melakukan minimal 4 kali transaksi Investasi melalui metode pembayaran QRIS
  3. Raiz akan undikan 50 pemenang setiap minggu
  4. Bonus Investasi akan diproses dalam waktu 2 hari kerja.
  5. Pemilihan pemenang bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat.

Cara Bertransaksi dengan QRIS:

Untuk berinvestasi langsung saja klik tombol di bawah:

Jangan lupa, banyak sekali Raizers berdiskusi tentang seputar dunia Investasi di grup resmi Telegram Raiz: Pojok Raiz (t.me/pojokraiz)

Pasar saham ditutup sangat baik dalam seminggu terakhir. IHSG dan LQ45 masing-masing naik 0,54% dan 0,81% dalam seminggu terakhir. Kita melihat kenaikan di pasar saham ini lebih didorong oleh saham-saham middle dan small caps, terutama di sektor digital dan kesehatan karena kasus COVID-19 yang masih tinggi di Indonesia.

Akan tetapi, Raizers perlu waspada akan potensi terjadinya profit taking apabila Pemerintah menerukan pemberlakukan PPKM Darurat hingga pertengahan Agustus yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia di 3Q-2021. Ditambah, arus dana asing yang masuk ke pasar saham Indonesia belum stabil, cenderung membuat volatilitas pasar saham masih tinggi.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Dari sisi obligasi, yield obligasi Pemerintah 10 tahun turun 19bps dalam seminggu terakhir. Performa pasar obligasi yang membaik disebakan oleh penurunan yield US Treasury 10 tahun yang turun ke 1,24% (level terendah sejak pertengahan bulan Februari tahun ini). Nilai tukar Rupiah yang juga cenderung stabil di kisaran Rp14.500 – Rp15.500 juga menjadi sentimen positif bagi pasar obligasi

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Tren performa obligasi yang baik di tahun 2020 berlanjut hingga tahun 2021. Kalau kita lihat dari kedua grafik di atas, performa pasar obligasi cenderung lebih stabil dibandingkan dengan pasar saham. Sehingga, kita melihat Reksa Dana Pendapatan Tetap dapat menjadi diversifikasi portofolio yang baik bagi Raizers.

Raizers pasti sudah mengetahui bahwa applikasi Raiz hanya bisa memilih satu jenis Reksa Dana yang sesuai dengan risiko profil masing-masing. Dengan kehadiran Reksa Dana Terproteksi di Raiz, Raizers kini dapat memiliki dua portofolio sehingga dapat membuat diversifikasi portofolio.

Untuk mengenal lebih jauh lagi tentang manfaat dan risiko Reksa Dana Terproteksi, Raizers dapat membacanya melalui blog yang ada pada aplikasi Raiz.

Bagaimana cara membeli Reksa Dana Terproteksi di Raiz? Begini caranya:

  1. Calon nasabah harus menjadi nasabah Raiz terlebih dahulu
  2. Buka website Raiz melalui (baik di computer, laptop, maupun browser smartphone) app.raizinvest.id
  3. Pilih Reksa Dana Terproteksi
  4. Sebelum memesan, pastikan Raizers membaca terlebih dahulu Term Sheet, Prospektus dan informasi produk (terutama informasi terkait obligasi yang menjadi underlying asset)
  5. Masukkan nominal yang dikehendaki (ada minimum investasi tertentu dalam membeli Reksa Dana Terproteksi)
  6. Setelah memesan dan membayar, calon nasabah resmi menjadi pemilik unit Reksa Dana Terproteksi

Perlu diingat kembali bagi calon nasabah bahwa semua produk investasi ada risikonya, termasuk Reksa Dana Terproteksi. Sebelum membeli, calon nasabah wajib memahami risiko Reksa Dana Terproteksi terlebih dahulu dan melihat apakah sesuai dengan risiko profil calon nasabah.

Dengan performa obligasi yang lebih stabil di tahun ini, diversifikasi portofolio melalui Reksa Dana Terproteksi bisa menjadi pilihan yang baik bagi Raizers.

PRODUK PERFORMA 1 MINGGU PERFORMA (30 DECEMBER 2020 – 16 JULI 2021)
IHSG 0,54% 1,56%
LQ45 0,81% -9,39%
Yield SUN 10 tahun -19bps 48bps
PASAR UANG
Avrist Liquid Fund 0,06% 2,03%
Manulife Dana Kas Syariah 0,04% 1,55%
PENDAPATAN TETAP
Avrist Bond Fund 0,29% 0,81%
Manulife Syariah Sukuk Indonesia -0,08% -0,07%
SAHAM    
Avrist Indeks LQ45 -0,66% -9,08%

Sumber: Infovesta, Raiz Invest Indonesia

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

 

Cairkan Investasi kapan saja, tanpa biaya!

Di Raiz semua investasi kamu dapat kamu cairkan kapan saja dan tanpa biaya! Inilah yang menjadi keunggulan melakukan investasi Reksa Dana ketimbang kamu menabung deposito di Bank. Dengan bisa mencairkan dana investasi kamu kapan saja, ini akan memberikan kamu kondisi lebih likuid atau fleksibel dengan keuangan kamu apabila sewaktu-waktu kamu membutuhkannya.

Mencairkan dana di Raiz hanya membutuhkan waktu 2-5 hari kerja (hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional tidak termasuk Hari Kerja).

Kepercayaan dan keamanan akun Raiz kamu merupakan prioritas utama kami!

Semua dana yang kamu investasikan disimpan di Bank Kustodian dan apabila kamu ingin mencairkan dana kamu, instruksi pencairan dana akan kami ajukan kepada Manajer Investasi. Berikutnya Manajer Investasi akan memberi instruksi ke Bank Kustodian. Selanjutnya, dana investasi akan di transfer oleh pihak Bank Kustodian ke rekening bank yang kamu daftarkan di Raiz.

Di Raiz, kami tidak mengenakan biaya untuk penarikan dana investasi. Namun, perlu kamu ketahui bahwa biaya transfer antar bank tetap berlaku. Biaya transfer antar Bank akan mengikuti aturan Bank Kustodian yang dipilih Manajer Investasi (besaran biaya transfer antar Bank yang dikenakan pada umumnya berkisar antara Rp2.500 – Rp6.500).

Retur pada saat pencairan dana.

Apabila dana yang kamu cairkan tidak kamu terima dalam waktu 5 hari kerja, maka telah terjadinya retur. Jangan khawatir, dana investasi kamu tetap aman tersimpan di Bank Kustodian.

Retur terjadi apabila Bank Kustodian gagal melakukan transfer kepada rekening Bank kamu. Ini terjadi karena pada saat kamu registrasi Akun Bank, no rekening yang kamu daftarkan adalah :

  1. Atas nama orang lain.
  2. Merupakan akun rekening E-Wallet.
  3. Merupakan nomor Virtual Account.
  4. Merupakan rekening ponsel.
  5. Tidak aktif / telah ditutup.

Apabila demikian, jangan khawatir. Kamu dapat langsung mengubah Akun Bank dengan klik tombol di bawah ini. Pastikan Akun Bank yang kamu daftarkan adalah rekening Akun Bank atas nama pribadi kamu, sesuai dengan KTP yang telah kamu daftarkan di Raiz. Setelah Ubah Akun Bank, mohon langsung informasikan Customer Care kami melalui email contact@care.raizinvest.com.

Tambahan Informasi: 

Apabila kamu saat ini sedang melakukan transaksi Pencairan Dana dan perlu melakukan perubahan rekening Bank. Maka, pegi ke halaman “History” dan batalan transaksi pencairan dana tersebut, lalu lakukan perubahan akun Bank.  Jangan khawatir dana kamu aman.  Setelah melakukan Ubah Akun Bank, kamu dapat kembali melakukan transaksi pencairan dana kamu. Selama perubahan ini dilakukan sebelum pukul 11.00 WIB, maka transaksi pencairan dana dapat langsung diproses.

Apabila Raizers membaca blog sebelumnya tentang Reksa Dana Terproteksi, salah satu fitur yang menarik dari Reksa Dana Terproteksi adalah fitur pembagian kupon.

Semua Reksa Dana yang masuk ke dalam kategori Reksa Dana Pendapatan Tetap selalu membagikan kupon dalam bentuk unit atau cash. Sama halnya dengan Reksa Dana Terproteksi, Reksa Dana Terproteksi masuk ke dalam kategori Reksa Dana Pendapatan Tetap karena mempunyai underlying asset obligasi, baik obligasi Pemerintah maupun obligasi korporasi.  

  1. Obligasi Pemerintah – obligasi dalam bentuk Surat Utang Negara (SUN) yang dalam hal ini diterbitkan oleh Pemerintah Indonesia
  2. Obligaski Korporasi – obligasi berupa surat utang yang diterbitkan oleh korporasi Indonesia baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun korporasi lainnya

Dengan masuknya Reksa Dana Terproteksi ke dalam kategori Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Terproteksi mempunyai fitur pembagian kupon. Lalu, perbedaan antara Reksa Dana Pendapatan Tetapi dan Reksa Dana Terproteksi adalah:

  1. Pembaigan kupon pada Reksa Dana Pendapatan Tetap bisa dalam bentuk unit atau cash; sedangkan,
  2. Pembagian Kupon Reksa Dana Terproteksi selalu dalam cash atau cash dividend.

Sebagian besar Reksa Dana Terproteksi yang telah terdaftar di KSEI memiliki underlying asset obligasi korporasi. Sehingga, pembagian cash dividend yang akan diterima oleh investor Reksa Dana Terproteksi adalah setiap 3 bulan.

Menarik kan fitur yang satu ini dari Reksa Dana Terproteksi. Apabila Raizers berinvestasi pada Reksa Dana Terproteksi, Raizers mendapatkan dana tambahan di rekening bank setiap 3 bulan dari pembigian cash dividend dari Investasi di Reksa Dana Terproteksi.

Nah kalau tentang proses pencairan, ini adalah penjelasannya:

Sebagai pengignat Raizers tentang Reksa Dana Terproteksi, ada 2 hal yang perlu dicermati terkait Reksa Dana Terproteksi:

  1. Jatuh Tempo – tidak seperti Reksa Dana pada umumnya, Reksa Dana Terproteksi memiliki tenggat waktu. Tenggat waktu Reksa Dana Terproteksi ini tergantung dari jatuh tempo obligasi yang menjadi underlying asset. Contoh: suatu obligasi korporasi memiliki tenor 3 tahun, sehingga Reksa Dana Terproteksi yang menggunakan obligasi korporasi tersebut mempunyai masa aktif selama 3 tahun.
  2. Periode Lock Up – dana nasabah yang membeli Reksa Dana Terproteksi akan mengalami periode lock up minimal satu tahun. Artinya, nasabah yang membeli Reksa Dana Terproteksi tidak bisa mencairkan dana investasinya di tahun pertama. Contoh; Reksa Dana Terproteksi memiliki masa aktif selama 3 tahun, maka di tahun pertama nasabah tidak dapat mengambil dana investasinya.

Lalu, apakah dana nasabah Reksa Dana Terproteksi selamanya tidak bisa diambil? Tentu tidak. Ada yang namanya Window Redemption.

Window Redemption adalah periode yang telah ditentukan oleh Manajer Investasi dimana nasabah dapat mencairkan dana investasinya. Periode ini akan terbuka setelah 1 tahun Reksa di setiap tanggal pembagian kupon Reksa Dana Terproteksi.

Contoh: Reksa Dana Terproteksi meluncur pada tanggal 1 Juni 2021 dan akan membagikan kupon setiap 3 bulan (September, Desember, Maret dan Juni). Setelah 1 tahun berjalan (1 Juni 2022), pada bulan September 2022 maka nasabah dapat mencairkan dananya.

Berapa besar dana yang dapat dicairkan oleh nasabah? Besaran pencairan dana nasabah ditentukan oleh Manajer Investasi yang tertera pada informasi produk Reksa Dana Terproteksi.

Contoh: nasabah berinvestasi sebesar Rp10 juta pada suatu Reksa Dana Terproteksi dan AUM Reksa Dana Terproteksi tersebut sebesar Rp100 miliar. Manajer Investasi memberikan batasanya pencairan dana pada saat Window Redemption sebesar 5% dari AUM (maksimal Rp5 miliar). Sehingga, pada saat Window Redemption nasabah dapat mencairkan seluruh dananya yang berjumlah Rp10 juta.

Pada blog selanjutnya, Raiz akan mengulas keuntungan dan risiko ketika berinvestasi pada Reksa Dana Terproteksi.

Raiz sangat senang melihat ribuan Raizers ikutan ARAIZAN mingguan untuk mendapatkan bonus investasi. Karena itu, Raiz akan menambahkan bonus tersebut untuk menjadi Rp450.000 (tadinya hanya Rp250.000) dan jumlah pemenang menjadi 15 Raizers (tadinya hanyak 10 Raizers).

Yuk Ikutan #ARAIZAN dan menangkan Bonus Investasi senilai Rp30.000 kepdaa 15 Raizers yang terpilih secara acak.

Undian #ARAIZAN minggu ini akan diadakan ketika Raiz telah mendapatkan 1.000 Raizers yang telah berinvestasi dari Senin sampai Hari Minggu.

Cara Daftar dan Ikutan #ARAIZAN

  1.  Memliki saldo minimal: Rp10.000
  2.  Melakukan 1x investasi dari Senin sampai Minggu

Syarat dan Ketentuan:

  1. Lakukan minimal 1 kali transaksi dalam waktu 1 minggu ini.
  2. Tim Raiz akan mengumumkan pemenang setiap hari Senin pada minggu berikutnya.
  3. Seperti layaknya arisan, apabila tidak tercapainya 1000 Raizers yang ikutan di arisan minggu tersebut, maka hadiah tidak dapat diundi.
  4. Bonus Investasi akan diproses dalam waktu 2 hari kerja.
  5. Pemilihan pemenang bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat.
  6. Tim Raiz akan memberitahukan lewat Whatsapp untuk para pemenang. Para pemenang harus membalas dalam 24 jam untuk mendapatkan Bonus Investasi. Apabila tidak membalas pesan Whatsapp dalam 24 jam, Bonus Investasi tidak dapat di terima.

Langsung saja klik tombol di bawah ini untuk investasi dan ikutan #ARAIZAN:

Jangan lupa, banyak sekali Raizers berdiskusi tentang seputar dunia Investasi di grup resmi Telegram Raiz: Pojok Raiz (t.me/pojokraiz)

Ada Pertanyaan? whatsapp