Edukatif Archives - Raiz Invest

Wabah virus korona atau COVID-19 telah melanda berbagai negara dan memakan banyak korban. Organisasi kesehatan dunia, World Health Organization atau WHO, bahkan sudah menetapkan COVID-19 sebagai pandemic atau wabah dunia. Demi meredam penyebaran infeksi virus ini dan menekan jumlah korban, banyak negara sudah memutuskan untuk melakukan lockdown atau melarang rakyatnya keluar dari rumah. Meski di Indonesia belum diberlakukan kebijakan lockdown, namun pemerintah sudah menghimbau kita untuk membatasi kegiatan dan bekerja, belajar serta beribadah di rumah. Banyak perusahaan juga telah menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) agar para karyawannya bisa bekerja di rumah.

Seiring dengan penyebaran infeksi virus korona atau COVID-19 yang pesat, pemerintah Indonesia telah menghimbau masyarakat untuk membatasi pergerakan dan interaksi sosial (social distancing) dan memindahkan aktivitas bekerja, belajar dan beribadah di dalam rumah. Untuk itu banyak perusahaan yang menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home atau disingkat WFH) bagi para karyawannya.

Setelah menggemparkan dunia selama kurang lebih 3 bulan lamanya, akhirnya wabah virus korona (COVID-19) melanda Indonesia dan cukup meresahkan banyak pihak, terutama karena tingkat penyebaran virus ini sangatlah tinggi. Dalam waktu yang relatif singkat, jumlah pasien yang terinfeksi cukup besar dan tingkat kenaikan jumlah pasien sangatlah cepat menyerupai deret ukur. Pembahasan seputar wabah pun mengisi berbagai media, baik cetak dan elektronik. Di luar media, masyarakat pun gencar membicarakannya dalam berbagai forum, mulai dari forum yang bersifat obrolan atau humor sampai forum yang berisi informasi dan nasihat.

Apakah Anda pernah merasa jenuh, tidak bergairah atau terjebak dalam rutinitas sehari-hari? Atau pernahkah Anda merasa ingin mengubah hidup Anda menjadi lebih baik, namun bingung bagaimana harus bersikap? Simak 8 tips di bawah ini agar Anda bisa memperbaiki dan meningkatkan kapasitas diri Anda:

  1. Berhenti mengeluh dan bersyukurlah setiap hari

Mengeluh tidaklah memberikan solusi bagi masalah yang Anda hadapi, melainkan hanya akan membuang waktu dan menguras pikiran Anda. Daripada mengeluh dan membuat suasana hati Anda bertambah buruk, lebih baik ubah pola pikir Anda dengan memfokuskan diri pada hal-hal positif yang Anda alami setiap hari.

 

Merencanakan keuangan itu gampang-gampang susah. Akan terasa mudah jika Anda mengerti caranya dan konsisten melakukannya. Namun di sisi lain akan terasa sulit jika Anda belum paham tentang konsepnya atau tidak disiplin menjalankannya. Sejauh ini, perencanaan keuangan belum menjadi materi yang diajarkan di bangku sekolah, padahal pengetahuan ini penting bagi kita semua agar kita tahu bagaimana mengelola keuangan (literasi keuangan). Literasi keuangan tidak hanya membantu kita memupuk kekayaan, tapi juga bisa membantu kita terhindar dari jeratan utang.

Anda bisa memilih untuk makan bakso. Anda dapat memilih untuk membaca novel favorit Anda. Anda dapat memilih untuk mengirim pesan kepada orang yang Anda sukai dengan meme yang sedang viral. Dan semua tindakan itu tentu saja dapat meningkatkan mood Anda, meskipun hanya beberapa menit. Tetapi bisakah Anda memilih untuk menjadi lebih bahagia dengan cara yang nyata dan dapat bertahan lama?

  1. Bangun pagi

Banyak tokoh-tokoh sukses dunia memiliki kebiasaan bangun pagi, seperti mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Richard Branson (pendiri dan pemimpin Virgin Group), Jack Dorsey (pendiri Twitter), Ursula Burns (CEP Xerox) dan Tim Cook (CEO Apple).

Penulis dan Profesor Harvard David Maister mengatakan, “Menikmati hidup adalah suatu keberhasilan. Jika Anda tidak menikmati apa yang Anda lakukan, teman-teman di sekeliling Anda, dan kontribusi yang Anda berikan kepada masyarakat, maka itu tidak dapat dianggap sebagai keberhasilan.”

Kita semua tentu setuju sedemikian pentingnya mengamankan masa depan, salah satunya dengan berinvestasi, karena dengan investasi Anda bisa memupuk kekayaan yang nantinya dapat Anda gunakan untuk membiayai kebutuhan di masa depan. Apakah Anda sudah berinvestasi? Ataukah Anda masih mencoba menentukan pilihan investasi? Karena investasi memerlukan waktu, sebaiknya Anda memulainya sedini mungkin. Semakin lama Anda menunda, semakin sedikit waktu yang tersisa untuk mempersiapkan masa depan finansial Anda.

Mengenal Sandwich Generation

Pernahkah Anda mendengar istilah sandwich generation? Akhir-akhir ini istilah ini banyak terdengar dan dibahas karena semakin relevan bagi kaum millennial, khususnya mereka yang sudah menikah dan memiliki anak. Mari kita bahas mengenai sandwich generation dalam artikel ini. Apakah Anda salah satunya?