Berita Omicron Masuk ke Indonesia, Pasar Modal Melemah: Harus Tetap Berinvestasi - Raiz Invest

Pasar saham ditutup melemah dalam satu minggu terakhir. IHSG turun 0,77% sedangkan LQ45 melemah 0,97% sepekan terakhir. Pelemahan yang terjadi di pasar saham disebabkan oleh sentiment negatif dari berita terkait varian Omicron yang sudah terdeteksi di Indonesia. Pelaku pasar melihat, dengan adanya varian Omicron, bisa berdampak pada timbulnya kasus COVID gelombang 3 dan Pemerintah berpotensi menaikkan kembali PPKM menjadi Level 4 sehingga dapat mempengaruhi mobilitas dan menghambat laju pertumbuhan ekonomi.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Sama halnya dengan pasar saham, pasar obligasi juga ditutup melemah dalam sepekan terakhir. Yield obligasi Pemerintah 10 tahun naik 10bps ke level 6,41% pada penutupan akhir minggu lalu. Kenaikan yield juga disebabkan oleh sentiment negatif dari munculnya varian Omicron di Indonesia sehingga investor obligasi lebih memilih untuk mencari kelas aset yang lebih aman dan melakukan aksi jual di pasar obligasi.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Pasar saham dan pasar obligasi kembali menunjukkan volatilitasnya seiring dengan munculnya varian Omicron di Indonesia sehingga membuat kinerja saham dan obligasi melemah dalam seminggu terakhir. Akan tetapi, Raizers perlu mengingat bahwa investasi diperuntukkan dalam jangka panjang. Sehingga, investasi rutin harus tetap berjalan dalam kondisi pasar apapun. Raizers juga perlu mengingat, di bulan Desember adalah bulan untuk window dressing dimana pasar saham dan pasar obligasi bergerak menguat.

Maka, dengan adanya penurunan yang terjadi di pasar saham maupun pasar obligasi, Raizers berkesempatan untuk menaikkan saldo Reksa Dana untuk dapat menikmati efek window dressing yang biasanya terjadi menjelang akhir tahun.

Sumber: Infovesta, Raiz Invest Indonesia

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

 

Investasi Sekarang! Download E-book Belajar Investasi Untuk Pemula


Ada Pertanyaan? whatsapp