10 Tips Jitu Agar Anda Bijak Dalam Berbelanja - Raiz Invest

Pernahkah Anda benar-benar membutuhkan uang, tetapi ternyata dompet Anda kosong? Tidak peduli seberapa banyak uang yang Anda miliki, membelanjakannya dengan bijak membantu Anda untuk memaksimalkan uang Anda. Ikuti 10 tips berikut ini agar Anda dapat berhemat dan berbelanja dengan bijak:

  1. Susun anggaran
  • Lacak pengeluaran dan pendapatan Anda untuk mendapatkan gambaran yang akurat tentang situasi keuangan Anda.
  • Simpan tanda terima atau tuliskan pembelian Anda di buku catatan saat Anda membuatnya.
  • Tinjau tagihan Anda setiap bulan dan masukkan pengeluaran itu ke anggaran Anda.
  • Atur pembelian Anda berdasarkan kategori (makanan, pakaian, hiburan, dll.). Kategori dengan jumlah bulanan tertinggi (atau jumlah bulanan yang Anda anggap sangat tinggi) mungkin merupakan target yang baik untuk penghematan.
  • Setelah Anda melacak pembelian Anda untuk sementara waktu, buat batas bulanan (atau mingguan) untuk setiap kategori. Pastikan total anggaran lebih kecil dari pendapatan Anda untuk periode itu, dengan sisa yang cukup untuk ditabung jika memungkinkan.
  1. Rencanakan pembelian Anda di muka
  • Mengambil keputusan secara mendadak dapat menggelembungkan pengeluaran Anda. Tuliskan apa yang perlu Anda beli saat Anda tenang dan di rumah.
  • Lakukan perjalanan pendahuluan sebelum Anda melakukan perjalanan belanja sungguhan. Perhatikan harga beberapa alternatif di satu atau lebih toko. Kembalilah ke rumah tanpa membeli apa pun dan putuskan produk mana yang akan dibeli pada ekspedisi “nyata” kedua Anda.
  • Semakin Anda fokus dan semakin sedikit waktu yang Anda habiskan di toko, semakin sedikit yang akan Anda habiskan. Jika Anda termotivasi untuk memperlakukan setiap pembelian sebagai keputusan penting, Anda akan membuat keputusan yang lebih baik.
  • Jangan menerima sampel gratis atau mencoba sesuatu hanya karena iseng-iseng. Bahkan jika Anda tidak berencana membelinya, pengalaman itu dapat meyakinkan Anda untuk mengambil keputusan sekarang, alih-alih mempertimbangkannya dengan hati-hati sebelumnya.
  1. Hindari pembelian impulsif

Jika merencanakan pembelian di muka adalah ide yang baik, membeli sesuatu secara mendadak adalah hal yang sangat tidak disarankan. Ikuti tips ini untuk menghindari membuat keputusan berbelanja karena alasan yang salah:

  • Jangan menelusuri jendela toko atau berbelanja hanya karena iseng-iseng.
  • Jika Anda membeli sesuatu hanya karena menikmati kegiatan belanja Anda, kemungkinan Anda akan menghabiskan terlalu banyak uang untuk barang-barang yang tidak Anda butuhkan.
  • Jangan membuat keputusan pembelian saat kemampuan Anda untuk menilai sesuatu terganggu. Alkohol, obat-obatan, atau kurang tidur dapat membahayakan kemampuan Anda untuk membuat keputusan yang masuk akal.
  • Berbelanja dalam kondisi lapar atau sambil mendengarkan musik yang keras dapat menyebabkan Anda membeli barang-barang di luar daftar belanja Anda
  1. Berbelanjalah sendirian
  • Anak-anak, teman yang suka belanja, atau bahkan hanya teman yang seleranya cocok dapat mempengaruhi Anda untuk mengeluarkan uang ekstra.
  • Jangan mengambil saran dari karyawan toko. Jika Anda perlu menjawab pertanyaan, dengarkan dengan sopan tanggapan mereka tetapi abaikan saran tentang keputusan pembelian. Jika mereka tidak akan meninggalkan Anda sendirian, tinggalkan toko dan kembali lagi nanti untuk mengambil keputusan
  1. Lunasi pembelian dan bayarlah dengan tunai
  • Kartu kredit dan debit meningkatkan pembelanjaan karena dua alasan: (1) Anda memiliki lebih banyak uang yang tersedia untuk dibelanjakan daripada biasanya, dan (2) karena tidak ada uang yang terlihat berpindah tangan, Anda cenderung tidak menganggapnya sebagai pembelian “nyata”. Demikian pula, jika Anda berutang atau menggunakan skema pembayaran yang tertunda maka hal ini akan membuat Anda lebih sulit untuk menyadari berapa sebenarnya pengeluaran Anda.
  • Jangan membawa uang tunai lebih banyak dari yang Anda butuhkan. Jika Anda tidak memiliki uang ekstra, Anda tidak dapat membelanjakannya.
  • Demikian pula, tarik anggaran mingguan Anda dari ATM seminggu sekali daripada mengisi dompet Anda setiap kali Anda kehabisan.
  1. Jangan terperdaya oleh pemasaran (marketing)
  • Pengaruh luar adalah faktor besar yang mempengaruhi pengeluaran uang kita. Waspada dan cobalah untuk menyadari alasan mengapa Anda tertarik pada suatu produk.
  • Jangan membeli sesuatu berdasarkan iklan. Baik di televisi atau di kemasan produk, sikapi iklan dengan skeptis. Mereka dirancang untuk mendorong Anda untuk menghabiskan uang dan tidak akan memberikan gambaran yang akurat tentang pilihan Anda.
  • Jangan membeli sesuatu hanya karena harganya lebih murah. Kupon dan obral bagus untuk produk yang memang sudah Anda rencanakan untuk dibeli; membeli sesuatu yang tidak Anda butuhkan hanya karena diskon 50% tidaklah menghemat uang!
  • Waspadai trik penentuan harga. Terjemahkan harga “Rp 199.900” menjadi “Rp 200.000”.
  • Nilailah harga suatu barang berdasarkan kualitasnya, bukan karena itu merupakan “penawaran yang lebih baik” dibandingkan opsi lain oleh perusahaan yang sama. (Dengan memposisikan “penawaran yang lebih buruk” sebagai penawaran yang tidak menarik, seseorang dapat menipu Anda agar membayar lebih untuk tambahan yang tidak Anda butuhkan).
  • Jangan otomatis membeli produk dengan harga sedang dalam suatu kategori. Pemasar tahu bahwa jika mereka ingin Anda membeli produk dengan harga tinggi, mereka dapat memengaruhi keputusan Anda dengan menambahkan produk yang sangat mahal untuk membuat produk dengan harga tinggi menjadi terlihat berharga sedang dan terlihat masuk akal.
  1. Tunggu hingga masa obral dan diskon
  • Jika Anda tahu Anda akan membutuhkan barang tertentu tetapi tidak membutuhkannya hari ini, tunggulah sampai barang tersebut diobral atau coba cari kupon diskon untuk barang tersebut.
  • Gunakan kupon atau manfaatkan diskon hanya untuk barang yang benar-benar Anda butuhkan atau jika Anda memutuskan untuk membeli sebelum masa obral. Daya tarik dari harga yang lebih murah adalah cara mudah untuk membuat pelanggan membeli sesuatu yang tidak mereka butuhkan. Beli produk untuk musim tertentu di luar musimnya, misalnya belilah jaket musim dingin pada musim panas.
  1. Lakukan riset

Sebelum membeli sesuatu yang mahal, lakukan riset di Internet atau baca laporan konsumen untuk mencari tahu cara mendapatkan hasil maksimal dengan harga terendah. Temukan produk sesuai anggaran Anda, dengan kualitas yang baik sehingga tahan lama dan dapat memenuhi kebutuhan Anda.

  1. Pertimbangkan semua biaya
  • Anda akan membayar lebih dari harga yang tercantum di label harga untuk banyak barang berharga tinggi. Baca semua syarat dan ketentuan serta tambahkan semua jumlah sebelum membuat keputusan.
  • Jangan tertipu oleh pembayaran bulanan yang lebih rendah. Hitung jumlah total yang akan Anda habiskan (pembayaran bulanan x jumlah bulan hingga dibayar penuh) untuk mencari tahu mana pilihan termurah.
  • Jika Anda mengambil pinjaman, hitung jumlah total bunga yang harus Anda bayar.
  1. Manjakan diri Anda sesekali dengan hiburan yang terjangkau
  • Ini mungkin terdengar sebagai paradoks (bukankah ini membeli sesuatu yang tidak Anda butuhkan?), tetapi pada kenyataannya, lebih mudah untuk mempertahankan tujuan pengeluaran Anda jika Anda menghadiahi Anda sendiri sesekali. Jika Anda langsung menghentikan pengeluaran yang tidak perlu, pada akhirnya Anda tidak akan tahan dan ujung-ujungnya malah berbelanja lebih banyak dari yang seharusnya.
  • Sisihkan jumlah uang yang sangat terbatas dalam anggaran Anda untuk hadiah ini. Tujuannya adalah memberi diri Anda hadiah kecil untuk menjaga semangat Anda dan mencegah belanja secara jor-joran di kemudian hari.
  • Jika cari Anda memanjakan diri selama ini mahal, cobalah cari alternatif yang lebih murah – misalnya meminjam film dari tempat penyewaan film sebagai pengganti pergi bioskop.