Invest the spare change

Bring to the table win-win survival strategies to ensure proactive domination. At the end of the day, going forward, a new normal that has evolved from generation.

Pasar saham ditutup mixed dalam seminggu terakhir. IHSG ditutup menguat 0,63% sementara LQ45 ditutup melemah 0,89% dalam sepekan terakhir. LQ45 ditutup melemah yang disebabkan oleh aksi profit taking setelah ditutup menguat dalam 2 minggu terakhir. Tidak ada sentiment negatif dari global yang menyebabkan penurunan LQ45. Di sisi lain, dana asing tetap masuk ke pasar saham sebesar Rp2,9 triliun MTD (Rp25,1 triliun YTD). Investor asing masih tertarik dengan prospek pasar saham Indonesia seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berpotensi membaik di 4Q-2021.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Dari sisi obligasi, yield SUN 10 tahun tidak banyajk mengalami pergerakan selama seminggu terakhir. Yield obligasi Pemerintah 10 tahun ditutup di level 6,16% pada akhir minggu lalu. Pergerakan Rupiah yang stabil dan likuiditas domestik yang masih tinggi untuk menjaga volatilitas pergerakan pasar obligasi. Investor asing juga masih terus masuk ke pasar obligasi walaupun total kepemilikan masih rendah dibandingkan pada tahun 2018.

Dengan volatilitas pasar obligasi yang terjaga, investasi pada Reksa Dana Pendpatan Tetap masih menjadi pilihan yang baik bagi Raizers. Dengan demikian, kami menawarkan Reksa Dana Terproteksi yang dapat kembali dibeli oleh Raizers melalui webstei Raiz.

Ada dua keuntungan yang didapat dari investasi Reksa Dana Terproteksi:

  1. Adanya pembagian dividen dalam bentuk kas setiap 3 bulan
  2. Potensi imbal hasil di atas Reksa Dana Pasar Uang dan Deposito

Kendati potensi imbal hasil berpotensi di atas Reksa Dana Pasar Uang dan Deposito, Raizers tetap perlu mempelajar produk dan obligasi korporasi yang ada pada Reksa Dana Terproteksi karena investasi pada Reksa Dana Terproteksi mempunyai jangka waktu yang lama.

Jangan lewatkan kesempatan untuk membeli Reksa Dana Terproteksi sebagai diversifikasi investasi Reksa Dana Raizers. Untuk langkah – langkah membeli Reksa Dana Terproteksi adalah sebagai berikut

  1. Buka halaman website Raiz – https://app.raizinvest.id/cpf
  2. Log in
  3. Pilih menu Reksa Dana Terproteksi
  4. Pilih Reksa Dana Terproteksi Avrist Proteksi Spirit 14 pada tab Sedang Ditawarkan
  5. Masukkan nominal
  6. Lakukan pembayaran melalui transfer ke rekening Reksa Dana Terproteksi Avrist Proteksi Spirit 14

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Hadiah #ARAIZAN naik lagii nihhh!!!

Sekarang menjadi total Rp1.050.000 untuk 35 pemenang!

Makin banyak yang bisa menang, makin seru berinvestasi di Raiz.

Yuk Ikutan #ARAIZAN dan menangkan Bonus Investasi senilai Rp30.000 kepdaa 35 Raizers yang terpilih secara acak.

Undian #ARAIZAN minggu ini akan diadakan ketika Raiz telah mendapatkan 1.000 Raizers yang telah berinvestasi dari Senin sampai Hari Minggu.

Cara Daftar dan Ikutan #ARAIZAN

  1.  Memliki saldo minimal: Rp10.000
  2.  Melakukan 1x investasi dari Senin sampai Minggu

Syarat dan Ketentuan:

  1. Lakukan minimal 1 kali transaksi dalam waktu 1 minggu ini.
  2. Untuk ikutan ARAIZAN mingguan, transaksi untuk tiket undian harus minimal ketiga kalinya di Raiz
  3. Tim Raiz akan mengumumkan pemenang setiap hari Senin pada minggu berikutnya.
  4. Seperti layaknya arisan, apabila tidak tercapainya 1000 Raizers yang ikutan di arisan minggu tersebut, maka hadiah tidak dapat diundi.
  5. Bonus Investasi akan diproses dalam waktu 2 hari kerja.
  6. Pemilihan pemenang bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat.
  7. Tim Raiz akan memberitahukan lewat Whatsapp untuk para pemenang. Para pemenang harus membalas dalam 24 jam untuk mendapatkan Bonus Investasi. Apabila tidak membalas pesan Whatsapp dalam 24 jam, Bonus Investasi tidak dapat di terima.

Langsung saja klik tombol di bawah ini untuk investasi dan ikutan #ARAIZAN:

Jangan lupa, banyak sekali Raizers berdiskusi tentang seputar dunia Investasi di grup resmi Telegram Raiz: Pojok Raiz (t.me/pojokraiz)

 Raiz

Raiz selalu berinovasi untuk membuat perjalanan investasi menjadi sederhana dan terjangkau. Sekarang Raiz telah memperkenalkan dua metode pembayaran baru, yaitu:

  1. Pembayaran tunai di semua gerai Indomaret
  2. Pembayaran transfer bank (Bank BCA, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI dan Bank Permata)

 Raiz

Sekarang di Raiz kamu dapat berinvestasi di seluruh gerai Indomaret!

Dengan ini, kamu bisa investasikan uang tunai yang kamu simpan di dompet dengan mudah dan cepat! Cukup ikuti langkah berikut:

  1. Buka Aplikasi Raiz
  2. Klik “Investasi”
  3. Masukkan Nominal Investasi (Minimal Rp10.000)
  4. Pilih metode pembayaran Indomaret
  5. Kunjungi salah satu gerai Indomaret terdekat, tunjukan barcode atau kode pembayaran ke kasir
  6. Lakukan pembayaran investasi dengan Tunai (biaya layanan sudah termasuk)

 Raiz

Ini adalah cara melakukan pembayaran investasi melalui transfer bank:

  1. Buka Aplikasi Raiz
  2. Klik “Investasi”
  3. Masukkan Nominal Investasi (Minimal Rp10.000)
  4. Pilih salah satu opsi Virtual Account yang tersedia (Bank BCA, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI dan Bank Permata)
  5. Pilih salah satu metode transfer; ATM, Internet Banking atau Mobile Banking
  6. Ikuti langkah yang tertulis di halaman aplikasi untuk setiap metode transfer
  7. Kamu dapat menyelesaikan pembayaran investasimu dari bank mana saja kepada nomor Virtual Account yang tersedia di Raiz

Ingat Raizers, investasi di Raiz selalu sederhana dan terjangkau. Langsung di coba yuk Raizers metode pembayaran ini dengan klik tombol di bawah:

Pasar saham ditutup melemah dalam seminggu terakhir. IHSG ditutup melemah 0,52% dan LQ45 juga ditutup melemah 0,43% dalam sepekan terakhir. Pelemahan yang terjadi pada pasar saham disebabkan oleh aksi profit taking oleh investor retail dan investor institusi setelah pasar saham ditutup menguat dalam dua minggu terakhir. Menurut kami hal ini merupakan hal yang wajar karena pelemahan yang terjadi di pasar saham bukan disebabkan oleh event global ataupun domestik.

Dari sisi obligasi, yield SUN 10 tahun juga mengalami pelemahan dengan yield naik 3bps dalam sepekan terakhir. Pelemahan pasar obligasi juga disebabkan oleh aksi profit taking setelah yield menyentuh level 6,13% pada akhir minggu lalu. Kendati demikian, kita melihat likuiditas domestik yang masih melimpah, inflasi yang masih terjaga, cadangan devisa yang tinggi dan level CAD yang terjaga membuat yield obligasi Pemerintah masih menarik bagi investor asing di tengah level suku bunga acuan bank sentral yang rendah.

Melihat kondisi pasar saham dan pasar obligasi sekarang, kita masih tetap merekomendasikan investasi pada Reksa Dana Pendapatan Tetap atau Reksa Dana Saham. Menurut kami, kedua aset kelas ini mempunyai potensi imbal hasil yang baik di 4Q-2021 seiring dengan penurunan level PPKM (berpotensi menaikkan pertumbuhan ekonomi) dan fundamental pasar modal Indonesia yang lebih kuat sehingga dapat meminimalisir dampak sentiment negatif, seperti rencana pengurangan stimulus oleh Federal Reserve pada akhir tahun ini.

Tips Investasi Minggu ini:

Walaupun demikian, Raizers tetap harus memperhatikan risiko profil masing-masing sebelum berinvestasi ke Reksa Dana Pendapatan Tetapi atau Reksa Dana Saham. Kedua Reksa Dana tersebut mempunyai tingkat risiko dan imbal hasil yang berbeda sehingga perlu disesuaikan oleh Raizers terlebih dahulu. Ditambah, investasi pada kedua Reksa Dana tersebut juga mempunyai jangka waktu investasi yang berbeda sehingga Raizers juga perlu menyesuaikan target investasi dengan Reksa Dana pilihan masing-masing.

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Bagi para Raizers yang baru saja belajar berinvestasi dan membeli Reksa Dana melalui aplikasi Raiz, mungkin bingung kenapa NAB (Nilai Aktiva Bersih) Reksa Dana bisa mengalami penurunan seiring dengan perjalan investasi.

Contoh: Budi membeli Reksa Dana Saham yang ada pada aplikasi Raiz yaitu Avrist Indeks LQ45. NAB pada saat pembelian sebesar Rp1.000. Kemudian, besoknya Budi melihat bahwa NAB Reksa Dana Saham yang dimilikinya turun menjadi Rp950.

Budi kemudian berpikir, “Kenapa NAB turun ya? Bukannya kalau investasi itu selalu untung, apalagi Reksa Dana yang relatif lebih aman dibandingkan trading saham sendiri?”

Berikut penjelasannya:

Raizers masih ingat grafik di atas tentang risiko dan tingkat imbal hasil? Semakin rendah risiko mempunyai tingkat imbal hasil yang juga rendah dan juga berlaku sebaliknya.

Nah, Reksa Dana Saham mempunyai tingkat imbal hasil yang tinggi akan tetapi disertai juga dengan risiko yang tinggi. Pertanyaan yang ada di pikiran Budi pasti ada dipikiran Raizers semua yang sedang belajar berinvestasi melalui Reksa Dana.

Pasar saham merupakan pasar memiliki tingkat volatiitas yang tinggi setiap harinya. Banyak sekali pemain saham yang bertransaksi setiap harinya di semua saham yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Maka, tidak mengherankan bahwa pergerakan Reksa Dana Saham bisa naik dan juga bisa turun setiap harinya.

Penurunan pada NAB Reksa Dana Saham yang sering kali terjadi disebabkan oleh penurunan harga saham yang masuk ke dalam portofolio Reksa Dana Saham tersebut. Contoh: pada hari itu indeks LQ45 sedang mengalami penurunan, sehingga NAB Reksa Dana Saham yang ada pada aplikasi Raiz (Avrist Indeks LQ45) juga mengalami penurunan. Apabila indeks LQ45 sedang naik, maka NAB Reksa Dana Saham juga akan naik.

Risiko yang baru saja disebut adalah risiko pasar – risiko terjadinya penurunan harga saham.

Lalu, kemudian Budi bertanya “IHSG naik tapi kok NAB Reksa Dana Saham tetap turun?” Perlu diingat bahwa ada perbedaan antara IHSG dan LQ45. IHSG adalah indeks yang berisikan seluruh harga saham yang ada di Bursa Efek Indonesia; sedangkan, LQ45 hanya terdiri dari 45 saham yang liquid dan mempunyai kapitalisasi pasar yang besar (big caps).

Jadi, karena Reksa Dana Saham yang ada pada aplikasi Raiz mengacu pada indeks LQ45, maka Raizers perlu melihat pergerakan LQ45 setiap harinya untuk melihat NAB Reksa Dana Saham sedang naik atau turun pada hari itu.

Yang perlu diingat oleh Raizers adalah semua jenis investasi, termasuk Reksa Dana, ada tingkat risiko yang berbanding lurus dengan jenis investasi. Semakin tinggi tingat imbal hasil, maka semakin tinggi juga tingkat risiko yang melekat pada produk investasi tersebut.

Wah mulai besok mau ada promo apa lagi nihh di Raiz?

Bulan kemaren kita sudah ada Promo Edisi Kemerdekaan, Promo DANA Diskon Rp10.000 , dan Promo Gajian dengan Avrist!!

Keseruan di Raiz ngga ada abisnya, Raiz sekarang berkerjasama dengan LinkAja untuk berbagi Cashback Saldo LinkAja sampai dengan Rp15.000!

Untuk ikutan promo ini kamu perlu download aplikasi LinkAja dan membuat akun terlebih dahulu.

Cashback yang kamu dapatkan bedasarkan tipe akun LinkAja yang kamu punya. (Basic Service atau Full Service)

Akun Basic Service bisa mendapatkan Cashback Rp10.000:

1.    Lakukan 1x transaksi investasi minimal Rp400.000 dengan menggunakan metode pembayaran LinkAja

2.    Cashback akan di berikan kepada 3.000 pengguna pertama dari seluruh partner Investasi LinkAja

Akun Full Service bisa mendapatkan Cashback Rp15.000: 

1.    Lakukan 1x transaksi investasi minimal Rp300.000 dengan menggunakan metode pembayaran LinkAja

2.    Cashback akan di berikan kepada 15.000 pengguna pertama dari seluruh partner Investasi LinkAja

Untuk mengaktifkan LinkAja Full Service, langsung saja baca link ini: https://www.linkaja.id/faq

Periode Transaksi:

1 September – 30 Sepetember 2021

Syarat dan ketentuan: 

1. Promo ini hanya berlaku untuk 1x penggunaan setiap nasabah

2. Saldo Cashback akan di berikan maksimal 3×24 jam sejak transaksi menggunakan LinkAja

3. Jika Raizer menggunakan promo ini dengan APERD lain, maka promo ini tidak bisa di pakai dengan berinvestasi di Raiz

4. LinkAja berhak membatalkan pemberian reward cashback LinkAja apabila pengguna tidak memenuhi atau melanggar syarat dan ketentuan yang berlaku dan/atau terindikasi melakukan kecurangan dalam bentuk apapun.

5. LinkAja dapat mengubah promo sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan perusahaan yang akan diinfokan terlebih dahulu melalui website www.linkaja.id.

Keseruan di Raiz banyak ngasih CUAN, yuk jangan ketinggalan!

Pasar saham ditutup menguat dalam seminggu terakhir. IHSG ditutup menguat 1,42% dan LQ45 ditutup menguat 3,34% dalam sepekan terakhir. Penguatan pasar saham yang terjadi dalam sepekan terakhir disebabkan oleh investor retail yang kembali masuk ke pasar saham setelah dalam 2 minggu terakhir melakukan aksi profit taking. Investor asing juga masih masuk ke pasar saham Indonesia dengan prospek yang membaik seiring dengan penurunan kasus COVID dan pelonggaran PPKM sehingga ekonomi bisa kembali membaik.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Dari sisi obligasi, yield SUN (Surat Utang Negara) 10 tahun masih melanjutkan penguatan dari minggu lalu. Dalam sepekan terakhir, yield SUN 10 tahun ditutup menguat 4bps ke level 6,13%. Penguatan yield ini disebakan oleh beberapa faktor:

  1. Support dari investor domestik, terutama dari sektor perbankan dan Bank Indonesia, yang masih kuat seiring dengan likuiditas domestik yang masih kuat
  2. Inflasi yang terjaga sehingga membuat yield SUN menjadi menarik bagi investor asing
  3. Rendahnya kepemilikan asing terhadap SUN dibandingkan pada tahun 2013 meskipun investor asing pelan-pelan kembali masuk ke pasar obligasi
  4. Nilai tukar Rupiah yang masih stabil

Kita melihat yield SUN 10 tahun berpotensi untuk menuju ke 6,00%, level yang sempat tersentuh pada awal tahun 2021.

Sumber: Bloomberg, Raiz Invest Indonesia

Kita melihat pasar modal Indonesia, baik pasar saham dan pasar obligasi, dalam kondisi bullish. Kondisi bullish ini disebabkan oleh beberapa faktor yang sudah kami jelaskan di atas. Walaupun ada sentiment negatif dari pengurangan stimulus oleh Federal Reserve, kita melihat sentiment tersebut tidak akan mempunyai efek yang terlalu besar dibandingkan pada tahun 2013 dimana pada saat itu pasar modal Indonesia mengalami koreksi yang cukup dalam.

Dengan kondisi bullish yang terjadi pada beberapa minggu terakhir, ini adalah kesempatan yang baik untuk tetap berinvestasi pada Reksa Dana Pendapatan Tetap dan Reksa Dana Saham. Apabila Raizers masih berinvetasi pada Reksa Dana Pasar Uang, ini adalah waktu yang tepat untuk berpindah ke Reksa Dana Pendapatan Tetap atau Reksa Dana Saham.

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.


Kapan lagi sihh kamu bisa dapatkan bonus investasi Rp500.000 dari modal Rp1.000.000???*

Seperti yang kamu tahu, Raiz selalu mengadakan berbagai promo membagikan banyak Bonus Investasi agar kamu terus giat berinvestasi demi mencapai tujuan finansialmu.

Investasi

Nah ini adalah cara kamu bisa mendapatkan Rp500.000 dari modal Rp1.000.000:

Dapatkan bonus S/D Rp450.000 bersama Layanan NYALA OCBC NISP ONe Mobile 

Download aplikasi OCBC NISP ONe Mobile di smartphone kamu lalu ikuti langkah-langkah di bawah ini :

Langkah Pertama:

  1. Daftar dan masukkan kode referensi ONXRAIZ pada kolom kode referensi melalui aplikasi OCBC NISP ONe Mobile.
  2. Kemudian pilih “Buat Rekening OCBC NISP”, dan pilih “Nyala”.

Langkah Kedua: Bonus Investasi Rp100.000

  1. Pastikan setoran awal kamu senilai Rp1.000.000 di rekening OCBC NISP kamu. Dana pada rekening Nyala OCBC NISP kamu harus bertahan hingga akhir bulan sesuai dengan setoran di awal.

Langkah Ketiga: Bonus Investasi Rp50.000

  1. Melakukan minimal 1x transaksi di ONe Mobile. (Contoh : Isi pulsa, isi e-wallet, dsb).

Langkah Keempat: Bonus Investasi Rp100.000

  1. Deposito senilai Rp10 juta (minimal 3 bulan) atau TAKA target dana Rp7.2 juta (tenor 6/12 bulan), maka nasabah akan mendapatkan tambahan dana investasi sebesar Rp100.000.

Langkah Kelima: Cashback S/D Rp200.000 ke Rekening kamu

  1. Setiap transaksi yang kamu lakukan, akan memberikan kamu cashback sebesar 10% (Maksimum cashback Rp200.000)
  2. Transaksi yang berlaku adalah TopUp E-Money, pembelian paket, pulsa, token listrik dan pembayaran kartu kredit.

Catatan Penting

  1. Dana investasi Rp250.000 akan di top-up ke portofolio di aplikasi Raiz kamu apabila kamu telah melakukan semua syarat dan ketentuan diatas

Promo ini berlaku untuk nasabah baru OCBC NISP dan pengguna baru Raiz atau yang sudah mempunyai akun di aplikasi Raiz.

Bonus Rp15.000 ketika aktifkan Investasi Berkala dengan DANA untuk pertama kalinya

  1. Aktifkan Investasi Berkala dengan DANA
  2. Lakukan Investasi Berkala dengan DANA minimal dua kali untuk mendapatkan Bonus
  3. Bonus Rp15.000 akan di process setelah transaksi kedua

Bonus Rp30.000 ketika terpilih menjadi pemenang ARAIZAN mingguan:

ARAIZAN adalah acara arisan mingguan di Raiz, yang memberi total Bonus Investasi sebesar Rp750.000 setiap minggu. Raiz akan memilih 25 pemenang perminggu secara acak.

  1. Memiliki saldo minimal Rp10.000
  2. lakukan 1 kali transaksi investasi dalam waktu 1 minggu ( Senin sampai Minggu)
  3. Setiap senin di minggu berikutnya akan ada undian untuk 35 pemenang #ARAIZAN
  4. Untuk ikutan ARAIZAN mingguan, transaksi untuk tiket undian harus minimal ketiga kalinya di Raiz

Bonus Rp10.000 setelah lakukan 4 kali transaksi dengan QRIS dalam satu minggu:

  1. Lakukan 4 kali transaksi dengan metode QRIS dalam waktu satu minggu (Senin sampai Minggu)
  2. setiap minggu ada 50 pemenang Bonus Investasi

Bonus Rp25.000 untuk Promo Ulang Tahun dengan Raiz

  1. Dapatkan Bonus 25% dari total investasi yang di lakukan ketika bulan ulang tahun kamu
  2. Maksimum Bonus Rp25.000

Syarat dan ketentuan:

  • Untuk mendapatkan Reward, saldo tidak boleh 0 di akhir bulan ulang tahunmu.
  • Apabila saldo kamu 0 di akhir bulan ulang tahunmu, makan kamu tidak bisa mendapatkan bonus investasi.

Bonus Rp270.000 setelah mengajak 9  teman berinvestasi di Raiz 

Nah kalau bonus yang ini, kamu bisa melakukan ini sebanyak-banyak mungkin. Raiz akan membantu kamu rajin berinvestasi dan mengajak teman dengan memberi Rp30.000 ketika referalmu berhasil berinvestasi Rp50.000 pertamanya.

  1. Berikan kode referal ke teman kamu ketika mendaftar di Raiz
  2. Temanmu harus berinvestasi minimal Rp50.000
  3. Bonus Rp30.000 akan di berikan ke kamu ketika kamu punya saldo minimal Rp50.000
  4. Selamat mencari referal sebanyak-banyak mungkin yaa

Menarik banget kann? Siapa bilang Investasi tidak bisa di buat seru, Yuk rajin giat berinvestasi untuk bisa mendapatkan semua promo-promo yang di atas ini yaa!!

Investasi

Halo Raizers,

Topik blog kali ini akan mengangkat tema yang sederhana akan tetapi belum tentu semua orang mengetahui perbedaan antara Reksa Dana Konvensional dan Reksa Dana Syariah.

Pada pasar Reksa Dana terdapat 2 (dua) jenis Reksa Dana yaitu Reksa Dana Konvensional dan Reksa Dana Syariah. Apa sih perbedaannya?

  1. Reksa Dana Konvensional: Reksa Dana yang dapat berinvestasi di semua jenis efek keuangan, seperti saham, obligasi dan deposito dengan batasan-batasan investasi sebagaimana ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  2. Reksa Dana Syariah: Reksa Dana yang hanya dapat berinvestasi di efek keuangan sesuai dengan kaidah dan prinsip Syariah atau dalam Daftar Efek Syariah (DES), dan tentunya masih terikat dengan batasan investasi yang ditetapkan oleh OJK

Wah, ada terminologi baru nih yaitu Daftar Efek Syariah (DES). Apa sih DES itu? DES merupakan panduan investasi bagi Reksa Dana Syariah dalam menempatkan dana kelolaannya serta juga dapat dipergunakan oleh investor yang mempunyai keinginan untuk berinvestasi pada portofolio efek Syariah. Adapun efek yang dapat dikategorikan sebagai DES adalah:

  1. Surat berharga Syariah yang diterbitkan oleh Negara Republik Indonesia;
  1. Efek yang diterbitkan oleh emiten atau perusahaan publik yang menyatakan kegiatan usaha serta cara pengelolaan usahanya dilakukan berdasarkan prinsip Syariah sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar;
  1. Sukuk yang diterbitkan oleh emiten termasuk obligasi Syariah yang telah diterbitkan oleh emiten sebelum ditetapkannya peraturan ini;
  1. Saham Reksa Dana Syariah; dan
  1. Efek investasi Syariah lainnya.

Bagaimana dengan efek berupa saham, termasuk hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) Syariah dan waran Syariah, yang diterbitkan oleh emiten atau perusahaan publik tetapi tidak menyatakan kegiatan usaha serta cara pengelolaan usahanya dilakukan berdasarkan prinsip Syariah? Sepanjang emiten atau perusahaan publik memenuhi syarat dibawah ini, maka emiten atau perusahaan publik dapat dikategorikan sebagai saham Syariah:

  1. Tidak melakukan kegiatan usaha perjudian, jasa keuangan ribawi, barang haram dan mudarat, tidak melakukan investasi pada perusahaan yang pada saat transaksi tingkat (nisbah) hutang perusahaan kepada lembaga keuangan ribawi lebih dominan dari modalnya, kecuali investasi tersebut dinyatakan kesyariahannya oleh DSN-MUI;
  1. Memenuhi rasio-rasio keuagan sebagai berikut:
    • Total utang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total aset tidak lebih dari 45% (empat pulih lima per seratus);
    • Total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan usaha dan pendapatan lain-lain tidak lebih dari 10 persen (sepuluh per seratus).

Apabila kita simpulkan perbedaan antara Reksa Dana Konvensional dan Reksa Dana Syariah adalah sebagai berikut:

Mari kita lihat efek yang ada pada masing-masing Reksa Dana Konvensional dan Reksa Dana Syariah:

  1. Reksa Dana Konvensional
  • Reksa Dana Pasar Uang: Reksa Dana berbasis Deposito dan instrumen Pasar Uang. Deposito yang menjadi efek dari RDPU Konvensional bisa bank konvensional dan/atau bank Syariah. Demikian juuga dengan instrumen Pasar Uang, bisa instrumen Pasar Uang konvensional dan/atau instrumen Pasar Uang Syariah.
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap: Reksa Dana yang berbasis obligasi Pemerintah atau obligasi korporasi. Efek yang bisa masuk ke dalam Reksa Dana Pendapatan Tetap konvensional adalah obligasi Pemerintah, sukuk Pemerintah, obligasi korporasi dan sukuk korporasi.
  • Reksa Dana Saham: Reksa Dana yang berbasis saham dan dapat dikombinasikan antara saham Syariah (terdafatar pada DES) dan non-Syariah.
  1. Reksa Dana Syariah
  • Reksa Dana Pasar Uang: Reksa Dana berbasis Deposito bank Syariah dan instrumen pasar uang Syariah
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap: Reksa Dana berbasis obligasi Syariah Pemerintah dan/atau sukuk korporasi
  • Reksa Dana Saham: Reksa Dana berbasis saham Syariah yang ada pada DES.

Investasi pada Reksa Dana Konvensional ataupun Reksa Dana Syariah merupakan pilihan berdasarkan risiko profil masing – masing investor.

Memang kinerja Reksa Dana Konvensional lebih tinggi dibandingkan Reksa Dana Syariah karena beberapa emiten saham maupun obligasi tidak dapat masuk ke Reksa Dana Saham. Akan tetapi, keduanya memiliki tingkat resiko yang sama sehingga, sebelum memilih Reksa Dana, Raizers perlu memahami risiko profil dan mengerti risiko yang dihadapi masing-masing jenis Reksa Dana.

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Image Name

Pasar saham ditutup melemah dalam seminggu terakhir. IHSG ditutup menguat 0,18% dalam sepekan terakhir. Penguatan IHSG yang terjadi disebabkan oleh saham-saham small dan medium caps yang kembali naik setelah 2 minggu terakhir mengalami aksi jual oleh investor retail. Sedangkan, indeks LQ45 mengalami pelemahan dengan aksi profit taking setelah saham big caps ditutup menguat dalam 2  minggu terakhir.

Walaupun ada sentimen taper tantrum yang dapat memberikan efek negatif terhadap pasar saham Indonesia dikarenakan porsi kepemilikan asing yang jauh lebih rendah dibandingkan di tahun 2013, volatilitas pasar saham tetap tinggi dikarenakan frekuensi trading nasabah retail yang lebih tinggi dibandingkan tahun – tahun sebelumnya.

Dari sisi obligasi, yield obligasi Pemerintah 10 tahun mengalami penurunan sebesar 18bps dalam sepekan terakhir. Penurunan yield obligasi Pemerintah secara tidak langsung didorong oleh investor asing yang masuk ke pasar obligasi sebesar Rp8,2 triliun MTD. Kita melihat yield obligasi Pemerintah 10 tahun berpotensi untuk kembali ke 6,0%, level yang sempat disentuh pada awal tahun.

Kita juga melihat efek dari taper tantrum di tahun ini jauh lebih dapat dikendalikan dibandingkan pada tahun 2013. Jumlah kepemilikan asing terhadap obligasi Pemerintah jauh lebih rendah di tahun ini di level 22% dibandingkan di tahun 2013 di atas 30%. Ditambah, dukungan likuiditas domestik dari perbankan dan Bank Indonesia di pasar obligasi juga membuat fundamental pasar obligasi Indonesia jauh lebih stabil.

Nilai tukar Rupiah juga menguat 0,2% dibandingkan minggu lalu yang melemah 0,5% terhadap USD.

Sentimen taper tantrum Federal Reserve yang kemungkinan akan terjadi pada akhir tahun ini, menurut kami, tidak akan memberikan dampak yang terlalu tinggi terutama di pasar obligasi. Rendahnya kepemilikan asing terhadap obligasi Pemerintah membuat pasar obligasi Indonesia lebih stabil sehingga potensi kenaikan yield secara signifikan sangat minimum. Kita juga melihat yield obligasi Pemerintah 10 tahun berpotensi untuk mencapai 6%.

Selain itu, ditengah isu taper tantrum Federal Reserve, investor asing pasti akan mencari pasar obligasi yang stabil dan memberikan yield yang menarik. Sehingga, kita melihat pasar obligasi Indonesia bisa menjadi pilihan yang menarik bagi investor asing.

Sehingga, investasi pada Reksa Dana Pendapatan Tetap terlihat menarik dengan volatilitas yang stabil dan potensi penurunan yield obligasi Pemerinta 10 tahun ke level 6% (sama pada awal tahun 2021). Dukungan likuditas domestik dari perbankan dan Bank Indonesia juga menadi sentimen positif bagi Reksa Dana Pendapatan Tetap.

DISCLAIMER

Pendapat yang diungkapkan dalam artikel adalah untuk tujuan informasi umum saja dan tidak dimaksudkan untuk memberikan saran atau rekomendasi khusus untuk individu atau produk keamanan atau investasi tertentu. Ini hanya dimaksudkan untuk memberikan edukasi tentang industri keuangan. Pandangan yang tercermin dalam konten dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Seluruh data kinerja dan return investasi yang tertera di artikel ini tidak dapat digunakan sebagai dasar jaminan perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Ada Pertanyaan? whatsapp